Gubernur Nurdin Abdullah Ditangkap Usai Lantik 11 Kepala Daerah

Irene

Gubernur Nurdin Abdullah Ditangkap Usai Lantik 11 Kepala Daerah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 26 Februari 2021 malam hingga Sabtu (27/2) dini hari. Operasi senyap itu menyasar daerah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam gelaran OTT itu, tim penindakan menangkap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan beberapa pihak terkait. Nurdin diduga terlibat tindak pidana suap.

“Hari Jumat tanggal 26 Februari 2021 tengah malam sampai dini hari tadi KPK melakukan giat, melakukan tangkap tangan pelaku korupsi di wilayah Sulsel,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi, Sabtu (27/2).

Sebelum dikabarkan tertangkap tangan, Nurdin Abdullah masih sempat melantik beberapa kepala daerah di Sulawesi Selatan. Nurdin Abdullah melantik 11 bupati dan wali kota terpilih pemenang Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Ke-11 kepala daerah itu dilantik di Baruga Karaeng Pattingalloang yang berada di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, pada Jumat (26/2/2021).

“Pada hari ini Jumat, 26 Februari 2021. Saya Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan atas nama Presiden Republik Indonesia dengan ini resmi melantik,” kata Nurdin Abdullah memulai pelantikan kepala daerah itu.

Adapun 11 pasang kepala daerah yang dilantik itu adalah Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallagani (Kabupaten Gowa), Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Kota Makassar), Chaidir Syam-Suhartina Bohari (Kabupaten Maros), Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Sammana (Kabupaten Pangkep).

Kemudian, Suardi Saleh-Aska Mappe (Kabupaten Barru), Andi Kaswadi Razak-Lutfi Halide (Kabupaten Soppeng), Basli Ali-Syaiful Arif (Kabupaten Kepulauan Selayar), Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf (Kabupaten Bulukumba), Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeg (Kabupaten Tana Toraja), Andi Indah Putri Indriani-Suaib Mansyur (Kabupaten Luwu Utara), dan Budiman Hakim (Kabupaten Luwu Timur).

“Saya percaya bahwa saudara-saudari dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” lanjut Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah dikabarkan diamankan bersama lima orang lainnya. Mereka telah dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK. KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka yang diamankan.

“Saat ini KPK masih bekerja dan berikan waktu untuk KPK bekerja. Nanti pada saatnya, KPK pasti menyampaikan kepada publik. Nanti kami menyampaikan siapa-siapa saja yang terlibat. Tunggu bersabar ya,” kata Firli Bahuri.

Reporter: Fachrur Rozie [ray]

Next Post

Terjaring OTT KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Miliki Kekayaan Rp51,3 Miliar

Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Jumat, 26 Februari 2021 malam hingga Sabtu (27/2/2021) dini hari. Nurdin diamankan beserta sejumlah pihak lainnya. Mereka dibekuk tim penindakan lantaran diduga terlibat tindak pidana suap. Dalam laman […]