Breaking News in Indonesia

Genjot Layanan Syariah Masyarakat, BSI Relokasi Dua Kantor Cabang Jakarta dan Depok

Dalam rangka meningkatkan layanan dan memaksimalkan potensi bisnis, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meresmikan relokasi dua Kantor Cabang yaitu Fatmawati 2 dan Depok Margonda 2 serta pembukaan Kantor Area Depok.

Pada kesempatan ini, Wadirut 2 Bank Syariah Indonesia Abdullah Firman Wibowo mengatakan dengan relokasi kantor cabang Fatmawati 2 dan Depok ini diharapkan dapat memperkuat layanan Bank Syariah Indonesia dan sinergi dengan masyarakat untuk transaksi keuangan sesuai prinsip syariah.

“Pembukaan Kantor Area Depok serta Relokasi Kantor Cabang Fatmawati 2 dan Depok ini merupakan bentuk peningkatan layanan Bank Syariah Indonesia kepada masyarakat, sebagai bagian dari strategi pengembangan jaringan secara nasional. Hal ini salah satu wujud kontribusi positif Bank Syariah Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi serta pengembangan ekosistem halal,” kata Firman.

Dengan direlokasinya kantor cabang Bank Syariah Indonesia, masyarakat dapat memperoleh akses layanan dengan fasilitas Gedung yang lebih baik, lebih luas, dan lokasi strategis serta fasilitas kantor cabang yang ramah terhadap nasabah disabilitas seperti di Kantor Cabang Depok Margonda 2. Terkait kinerja bisnis kedua cabang tersebut, Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Fatmawati 2 telah menghimpun DPK Rp 2,069 Triliun dan telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 837,9 Milyar. Sedangkan Area Depok telah menghimpun DPK senilai Rp5,1 Triliun dan menyalurkan pembiayaan senilai Rp2,3 Triliun. Kantor Area Depok memiliki 21 Outlet termasuk salah satunya Kantor Cabang Depok Margonda 2 yang saat ini melaksanakan relokasi Gedung Baru.

Secara nasional Bank Syariah Indonesia mencatatkan Laba Bersih Rp742 miliar pada triwulan 1 2021, naik 12.85% dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp657 miliar. Kenaikan kinerja triwulan 1 2021 didorong oleh kenaikan pendapatan margin dan bagi hasil sampai triwulan 1 2021 sebesar 5,16% secara year on year (yoy).

Dari sisi bisnis, Bank Syariah Indonesia pada triwulan 1 2021 telah menyalurkan Pembiayaan sebesar Rp159 triliun, naik 14,74% dari periode sama 2020 sebesar Rp138,6 triliun. Komposisi Pembiayaan terbesar disumbang oleh segmen Konsumer sebesar Rp71,6 triliun (45,0% dari total pembiayaan); segmen Korporasi Rp37,3 triliun (23,5%); segmen Kecil dan Menengah Rp20,8 triliun (13,1%); Mikro Rp15,0 triliun (9,4%); dan Komersial Rp9,6 triliun (6,1%).

Dari sisi Liabilitas, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Syariah Indonesia sampai triwulan 1 2021 mencapai Rp205,5 triliun, naik 14,3% dibandingkan periode sama 2020 sebesar Rp179,8 triliun. Pertumbuhan tersebut didominasi oleh peningkatan Dana Murah (Giro dan Tabungan) sebesar 14,73% sehingga meningkatkan rasio CASA dari 57,54% pada triwulan 1 2020 menjadi 57,76% di triwulan 1 2021.

Dengan kinerja tersebut, sampai triwulan 1 2021, BSI berhasil mencatatkan total aset sebesar Rp234,4 triliun naik 12,65% secara year on year (yoy) dibanding periode sama 2020 sebesar Rp208,1 triliun. BSI juga mencatat kenaikan rasio permodalan atau CAR menjadi 23,1% di triwulan 1 2021.

BSI terus meningkatkan kapabilitas digital, hal ini tercermin dari volume transaksi kanal digital BSI yang tumbuh signifikan sepanjang triwulan pertama 2021. Nilainya hingga Maret 2021 lalu sudah menembus Rp40,85 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari transaksi melalui layanan BSI Mobile yang naik 82,53% secara tahunan (yoy).

Sepanjang Januari-Maret 2021, volume transaksi di BSI Mobile mencapai Rp17,3 triliun. Akumulasi jumlah transaksi dari platform tersebut mencapai 14,65 juta transaksi, tumbuh 72,35% yoy.

Secara umum, kenaikan volume transaksi melalui channel digital banking BSI sampai Maret 2021 naik 43,3% yoy. Selain disumbang oleh transaksi BSI Mobile (42%), kenaikan ini juga ditopang aktivitas nasabah pada kanal internet banking (24%); kartu debit/kredit (17%); dan ATM (14%).

Bank Syariah Indonesia akan terus berinovasi dan mengembangkan jaringan nasional untuk memberikan layanan yang memudahkan transaksi bagi seluruh masyarakat dengan melakukan pembukaan 2 Kantor Cabang, 14 Kantor Cabang Pembantu, 6 Kantor Kas, 27 Payment Point serta 1 KLN pada tahun 2021. [hhw]