Geliat Layanan Pijat Refleksi Daring Saat Spa Mati Suri

Irene

Geliat Layanan Pijat Refleksi Daring Saat Spa Mati Suri

Industri hiburan sektor spa di Kota Bandung masih belum mendapatkan relaksasi untuk beroperasi di masa pandemi Covid-19. Di sisi lain, saat ini banyak orang yang membuka layanan pijat melalui media sosial sehingga tidak bisa terkontrol dalam penerapan protokol kesehatannya.

Ketua Himpunan Industri Pariwisata Hiburan Indonesia (HIPHI) Kota Bandung, Barli Iskandar mengatakan sudah hampir delapan bulan sektor spa belum beroperasi. Barli menyebut sudah menempuh secara prosedural mengajukan dan meminta sektor ini direlaksasi. Sebab, sektor hiburan lain sudah diizinkan beroperasi.

“Perwal yang diterbitkan Wali Kota Bandung mengakomodir tempat hiburan kecuali spa, kami merasa dianaktirikan,” kata Barli saat dihubungi, Jumat (13/11).

“Kami sudah audiensi dengan dewan, mereka mendukung. Mereka (dewan) meminta kami (asosiasi HIPHI) bikin surat minta ekspose, minta ditinjau, minta rekomendasi untuk bisa buka. Tapi, Wali Kota belum respon,” imbuh dia.

Di singgung mengenai kesiapan standar protokol kesehatan, dia menegaskan, di masa pandemi semua sektor harus bisa menyesuaikan dengan menekan potensi penularan. Interaksi aktif antara terapis dan pengunjung pun akan disesuaikan.

“Kalau klub malam bisa buka, apa tidak ada yang tidak bersentuhan, apa salon tidak bersentuhan, pijat refleksi boleh buka. Kenapa spa ngga?” ucap dia.

Berdasarkan data, ada sekira 50 tempat spa di Kota Bandung. Rata-rata satu tempat mempekerjakan 100 orang pegawai. Artinya, ada 5 ribu karyawan terpaksa harus dirumahkan.

Pajaknya dari sektor ini sebesar 25 persen. Ilustrasinya, dari rata-rata pendapatan satu tempat spa Rp 100 juta per bulan, maka Rp 25 juta di antaranya masuk ke pendapatan pemerintah.

“Sekarang, banyak layanan massage (pijat) secara online, melalui media sosial. Mungkin di antara mereka bisa jadi ada terapis yang sedang dirumahkan di tempat kerja. Mereka mendatangi hotel, apartement, ini kan justru enggak kekontrol kan protokol kesehatannya seperti apa,” imbuh dia.

“Ini harus ada respon secepatnya dari pemerintah. Di Jambi, Palembang, Bekasi, Bogor itu spa udah buka. Kota Bandung belum,” pungkasnya. [gil]

Next Post

Wow! Merpati Balap Ini Ditawar Rp22 Miliar di Acara Lelang

Wow! Merpati Balap Ini Ditawar Rp22 Miliar di Acara Lelang. Merpati New Kim mendapat penawaran senilai 1.310.000 euro, atau nyaris Rp22 miliar, dalam sebuah acara lelang di Belgia. Jika resmi terjual, New Kim akan menjadi pemegang rekor dunia sebagai merpati balap termahal dunia. Nikolaas Gyselbrecht, pendiri balai lelang untuk merpati […]