Gadis Cilik Korban Pembacokan di Pangandaran Jalani Serangkaian Operasi di Bandung

Irene

Putri Yasmin (5), salah seorang korban pembacokan pria depresi di Kabupaten Pangandaran, mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Gadis cilik ini telah menjalani serangkaian operasi dan diperkirakan akan pulih 4 hingga 8 pekan lagi.

Penanganan Putri melibatkan banyak ahli, seperti spesialis bedah mulut, drg Eka Marwansyah Oli’i; spesialis bedah anak, dr Kurniawan Oky; spesialis anestesi dr Ricky Aditya dan dr Hana Nur Ramila; dokter bedah plastik, dr Almahitta Cintami Putri; bedah ortopedi, dr Realita Malik; dan dokter anak, dr Mia Milanti Dewi.

“Jadi ada luka sobek di pipi kanan dan kiri. Kemudian tulang rahang bawah sebelah kiri patah dan tulang lengan kanan patah. Saat ini untuk operasinya sudah selesai,” kata drg Eka Marwansyah Oli’i melalui pesan singkat, Sabtu (3/4).

“Alhamdulillah operasinya lancar. Pasiennya sudah di ruang rawat anak HCU kenanga,” lanjutnya.

Rangkaian operasi terakhir dilakukan bagian ortopedi Sabtu (3/4) pagi, setelah tim dokter merampungkan bedah plastik.

“Jadi kemarin untuk luka yang di kulitnya sudah dikerjakan oleh rekan bedah plastik. Itu rencananya nanti hari ke-5 akan buka jahitan. Sedangkan untuk tulang rahangnya kita kunci rahangnya nanti selama 2 minggu. Untuk pemulihannya sampai bisa dipakai fungsional sekitar 4 sampai 8 minggu,” terang Eka.

Putri menjadi salah seorang korban aksi pembacokan dan pembakaran yang dilakukan pria yang diduga depresi, Karim (52), di Blok A Pasar Wisata, Kabupaten Pangandaran, Rabu (31/3).

Selama menjalani perawatan di RSHS Bandung, pihak keluarga Putri mendapat pendampingan dari Tim Jabar Quick Response (JQR). Bupati Pangandaran menjadi penjamin untuk pembiayaan perawatannya.

Selain Putri, terdapat 4 korban luka lainnya, yakni: Rosnia Dewi (36) dirawat di RSUD Banyumas; Nurohmah (36) dirawat di RSUD Pangandaran; Bintang (15) dirawat di RSUD Pangandaran, dan Rian Saputra (21) dirawat di RSUD Pangandaran. Sementara itu, pelaku Karim ditembak mati polisi. [yan]

Next Post

Kapal Pengangkut 24 Penumpang Tenggelam di Ende, Seorang Balita Meninggal Dunia

Kapal Motor (KM) Empat Bersaudara yang mengangkut 24 penumpang tenggelam dalam pelayaran dari Pulau Ende menuju Kampung Numba Basa Ende, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (3/4). Seorang penumpang yang masih berusia balita meninggal dunia dalam peristiwa ini. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana […]