Epidemiolog: Pandemi Covid-19 Tidak Terkendali, Surga Bagi Virus Bermutasi

Irene

Epidemiolog: Pandemi Covid-19 Tidak Terkendali, Surga Bagi Virus Bermutasi

Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mendesak pemerintah segera melandaikan kasus positif Covid-19 di Indonesia. Desakan ini sebagai antisipasi lebih lanjut, strain baru virus Corona.

“Situasi Pandemi yang tidak terkendali semacam surga bagi virus bermutasi, banyak infeksi, banyak virus, maka banyak peluang virus bermutasi ini. Landaikan kurva harus taat 3 T (testing, tracing, treatment) 3 M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak),” katanya dalam program talk show pagi stasiun televisi, Selasa (22/12).

Dia mencontohkan kasus di Jakarta yang belakangan ia pantau mengalami kenaikan sangat signifikan. Jika kurva penularan tidak segera melandai, Dicky khawatir mutasi jenis baru virus Corona akan lebih cepat. Kondisi tersebut sangat merugikan bagi Indonesia.

“Angka (aman) reproduction number (rt) 0,95, katakanlah di Jakarta 1,05 begitu ada strain ini dia bisa jadi 2. Ini tidak aman,” ucapnya.

Dicky menambahkan, vaksinasi Covid tidak otomatis bisa menyelesaikan pandemi. Kuncinya, pemerintah harus mampu mengendalikan angka penularan dengan terus meningkatkan kapasitas testing dan tracing yang memadai. Sementara untuk masyarakat wajib menjalankan upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Vaksinasi harus terus kita jalankan dan yang mengkhawatirkan lagi tentu banyak negara yang pengendalian buruk tidak paham keberhasilan vaksinasi bukan begitu mudah. Jadi, pertama sekali mengendalikan situasi pandemi dengan 3M 3 T sehingga angka rt kita tekan,” tegasnya.

Dengan pengendalian kasus yang baik, menurut menurut Dicky negara akan mudah melakukan berbagai langkah jika strain baru Covid terdeteksi. [fik]

Next Post

WHO Sebut Varian Baru Virus Corona di Inggris Tak Perlu Dikhawatirkan

Organisasi Kesehatan Dunia menjawab kekhawatiran besar atas varian baru virus korona yang sangat menular yang telah muncul di Inggris, dengan mengatakan ini adalah bagian normal dari evolusi pandemi. Pejabat WHO bahkan memberikan pandangan positif pada penemuan strain baru yang mendorong banyak negara yang khawatir untuk memberlakukan pembatasan perjalanan di Inggris […]