Dinda Ega, Polwan dari Banten Tak Hanya Jago Tangkap Penjahat Tapi Juga Mengaji

Dinda Ega Erlangga tak hanya dikenal sebagai anggota Polisi Wanita dari kesatuan Kepolisian Daerah (Polda) Banten, tapi juga seorang Hafiz Alquran. Baginya, mengaji sudah menjadi bagian dari gaya hidup.

Sejak kecil, orangtua Dinda selalu menanamkan kebiasaan mengaji. Dinda sudah khatam Alquran sejak kelas 4 Sekolah Dasar. Tak heran jika kemampuan itu berhasil mengantarkan Dinda menorehkan namanya sebagai Juara 2 Hafiz Quran Tingkat Nasional di Mabes Polri, Juara 3 Hafiz Quran Tingkat Polda Banten.

©2021

Dinda berpandangan, sebagai anggota Polisi tidak hanya harus bisa menjaga keamanan warga tapi juga harus memahami ajaran agama. “Jangan hanya menangkap (penjahat) saja, mengaji juga bisa,” ujarnya.

Wanita yang pernah menjadi juara 1 busana muslimah Provinsi Banten ini kerap diminta oleh aparatur desa di tempat tinggalnya untuk mengajar mengaji di sebuah tempat pendidikan keagamaan.

©2021

“Pernah inisiatif ada sekolah agama, saya ikut membantu. Kebetulan di kampung sendiri. Diminta sama kelurahan pas ada kegiatan,” katanya.

Dengan rendah hati, wanita yang pernah bercita-cita menjadi pramugari ini tak ingin disebut sebagai hafiz quran. Karena dia tak pernah berniat memenangkan kompetisi hafiz quran. Dia hanya menjadikan mengaji sebagai kebiasaan sejak kecil dan kini menjadi gaya hidupnya.

©2021

“Sekarang sudah jadi lifestyle. Saya bukan hafiz, tapi kenapa saya bisa menjadi runner up. Karena tipikal saya, niatnya saya tidak mau memenangkan lomba. Yang saya pikirkan, saya hapal ini ganjarannya lebih besar dari piala,” tegasnya. [noe]