Dikawal Ketat, Rizieq Syihab Tiba di PN Jaktim Naik Mobil Kejaksaan

Irene

Pengadilan Negeri Jakarta Timur akan menggelar sidang mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab terkait kasus kerumunan. Agenda sidang pada hari ini dengan pembacaan eksepsi, Jumat (26/3).

Pantauan di lokasi, Rizieq tiba dengan menggunakan mobil bus mini berwarna hijau bertuliskan Kendaraan Tahanan Kejaksaan sekitar pukul 08.25 WIB. Saat itu, kedatangan Rizieq dikawal dengan ketat dan langsung masuk ke dalam PN Jaktim.

Seorang petugas yang mengawal sidang ini dengan menggunakan pengeras suara mengingatkan masyarakat atau simpatisan yang hadir tetap menjaga jarak.

“Kami imbau, agar tetap mengedepankan protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masker dan tetap jaga kesehatannya. Hindari keramaian, mengingat masih pandemi Covid-19,” sambungnya.

Sementara suasana di luar Gedung PN Jaktim tampak ramai oleh simpatisan Rizieq yang mulai berdatangan. Puluhan polisi bersiaga di pintu masuk dan memeriksa ketat orang yang hendak masuk.

©2021 /nur habibie

Rizieq Syihab didakwa atas tiga perkara, yaitu perkara Nomor 221/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait kasus kerumunan di Petamburan.

Selanjutnya perkara dengan nomor 225/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait tes usap di RS Ummi dan perkara Nomor 226/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait kasus kerumunan di Megamendung.

Setelah melalui beberapa kali persidangan online, majelis hakim mengabulkan permohonan Rizieq beserta tim penasihat hukumnya yang meminta dihadirkan ke dalam ruang persidangan atau melaksanakan sidang secara offline.

Keputusan ini ditetapkan setelah melalui perdebatan yang panjang. Rizieq juga telah berkali-kali memohon kepada majelis hakim agar bisa mengikuti sidang secara offline.

“Saya minta sekali dengan sangat, saya hanya akan membacakan eksepsi saya di ruang sidang. Karena itu saya mohon dengan majelis hakim yang mulia mengabulkan permohonan kami agar bisa menetapkan sidang offline dalam sidang yang akan datang sekaligus membacakan eksepsi saya,” ujar Rizieq, sesaat sebelum permintaannya ini dikabulkan oleh majelis hakim di PN Jakarta Timur, Selasa (23/3).

Majelis hakim pun pada akhirnya mencabut penetapan sidang online Rizieq. Dengan begitu, sidang Rizieq Syihab selanjutnya diselenggarakan secara offline. Keputusan tersebut tertuang dalam penetapan nomor 221/Pidsus/2021.

Keputusan tersebut diungkapkan oleh Hakim Ketua Suparman Nyompa, setelah sidang dengan agenda awal pembacaan eksepsi oleh terdakwa ini diskors selama 3 jam.

“PN Jaktim telah membaca berkas perkara nomor 221 atas nama terdakwa Habib Rizieq Syihab atau HRS, kami menimbang dan memerintahkan penuntut umum untuk menghadirkan terdakwa dalam persidangan, pada setiap hari sidang,” kata Suparman di PN Jaktim, Selasa (23/3). [bal]

Next Post

Dorong Startup Sosial, Bank Syariah Indonesia dan LAZ BSMU Cetak Wirausahawan Milenial

Bank Syariah Indonesia (BSI) berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) mencetak wirausahawan baru di kalangan milenial lewat program Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP). Program yang dimulai sejak 2018 dan didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mampu mencetak 130 mahasiswa enterpreneur dari berbagai universitas di Indonesia. […]