Diduga Mengidap Gangguan Jiwa, Pria di Nabire Papua Bakar Rumah Sendiri

Irene

Diduga Mengidap Gangguan Jiwa, Pria di Nabire Papua Bakar Rumah Sendiri

Polisi mengamankan seorang warga Kelurahan Nabaru Distrik Nabire yakni Maikel Biet. Ia diamankan anggota Polres Nabire lantaran telah membakar rumah tinggalnya sendiri.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, Maikel membakar rumahnya itu setelah pulang dari makam orang tuanya.

“Dari keterangan saksi Faisal Naya, kejadian ini bermula pada hari Minggu, 27 Desember 2020 sekira pukul 06.15 Wit, saudara Maikel Biet sedang duduk di kuburan orang tuanya yang berada di depan rumah,” kata Kamal dalam keterangannya, Rabu (30/12).

“Tidak lama kemudian saudara Maikel Biet membakar rumahnya sendiri. Saksi melihat saudara Maikel Biet keluar dari rumahnya dengan wajah senyum-senyum sendiri,” sambungnya.

Saat itu, tidak ada seorang warga yang berani mendekati Maikel Biet. Karena, dia diketahui telah mengalami gangguan kejiwaan.

“Rumah dalam keadaan sepi karena saudara Maikel Biet tinggal sendiri di rumah tersebut,” ujarnya.

Karena tak ada warga yang berani mendekat, akhirnya seorang warga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian setempat.

“Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Nabire. Mendapatkan laporan tersebut, kemudian anggota datang dan mengamankan saudara Maikel Biet ke Mapolres Nabire,” jelasnya.

Polisi yang sudah mengamankan Maikel ini juga berkoordinasi dengan pihak keluarganya. Karena, ia diketahui mengalami gangguan kejiwaan.

“Kami juga akan melakukan kordinasi dengan dinas terkait agar pelaku dapat ditangani secara serius sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali dan pelaku mendapatkan perlakukan yang layak ditempat yang telah disipakan oleh Pemerintah setempat,” pungkasnya. [ray]

Next Post

Pemkab Sleman Perpanjang Status Tanggap Darurat Erupsi Merapi Hingga 31 Januari 2021

Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana nonalam Covid-19 dan bencana erupsi Gunung Merapi dari 1 Januari hingga 31 Januari 2021. “Dua kondisi yakni penyebaran dan penularan Covid-19 serta ancaman dampak erupsi Gunung Merapi saat ini belum ada perubahan, sehingga Pemkab Sleman memperpanjang status tanggap […]