Cerita Hans Virgoro ‘Menang’ Lawan Covid-19: Pakai Masker yang Benar

Irene

Cerita Hans Virgoro 'Menang' Lawan Covid-19: Pakai Masker yang Benar

Hans Virgoro, seorang penyintas Covid-19 yang membagikan kisahnya dalam berjuang melawan virus yang menyerang paru-paru tersebut. Awalnya, Hans tak percaya dengan covid-19 karena lingkungannya tak ada yang terpapar virus tersebut.

Keyakinan bahwa covid-19 akan menjauh dari dirinya, luntur saat dia dinyatakan positif mengidap penyakit yang disebabkan oleh virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Dia positif covid-19 saat ada tindakan medis yang mengharuskan melakukan swab.

“Kaget, karena selama ini sudah menjalankan protokol kesehatan, olahraga, minum vitamin dan tiba-tiba kaya gitu kaget juga sih,” ujar Hans melalui virtual meeting bersama Satgas Penanganan Covid-19 di Gedung Graha BNPB, Jakarta. Sepert dikutip, Sabtu (3/10/2020).

Hans mengatakan saat pihak rumah sakit menyarankan untuk CT scan atau foto toraks, hasilnya menunjukkan paru-parunya mengalami pneumonia. Dia mengungkapkan tidak merasakan gejala, hanya flu ringan. Di tengah kebingungannya, Hans mengaku mendapat saran dari teman dokternya untuk karantina mandiri di rumah.

“Karantina mandiri itu harus komitmen dengan diri sendiri. Di rumah juga harus ada cadangan oksigen, oksimeter, obat dan vitamin, mengonsumsi makanan bergizi, intinya disiplin pada diri sendiri,” sambungnya.

Kemudian Hans menghubungi teman-temannya ditemui tujuh hari ke belakang untuk menyarankan swab atau PCR. Setelah hasilnya keluar, untungnya tidak ada seorang pun dari temannya yang positif.

Dari hari ke-2 hingga hari ke-7 setelah swab, Hans mulai merasakan gejala mulai dari hilangnya indra penciuman, meriang, pusing, dan indra perasa yang berubah. Padahal sebelum swab, ia mengaku sama sekali tidak merasakan gejala apapun, bahkan ia masih sempat untuk gym dan meeting virtual. Mulai hari ke-8 hingga hari ke-11 Hans sudah kembali bisa merasakan indra penciumannya. Akhirnya pada hari ke-15 swab lagi dan hasilnya menunjukkan negatif.

“Ngeri liat OTG (orang tanpa gejala) di luar. Di sosial media lihat orang aktivitas di luar. Saya cuma edukasi teman-teman saya supaya pakai masker yang benar, kalau yang teman dekat saya tegur supaya sabar dulu,” sambungnya.

Pesan Hans bagi para pasien Covid-19 agar tetap semangat karena akan mempengaruhi kesembuhan. Dia merasa bersyukur, memperbanyak berdoa dan percaya kepada diri sendiri mampu melewati ini semua.

Reporter magang: Febby Curie Kurniawan

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak

Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona [ded]

Next Post

Trump Dipindahkan ke Pusat Medis Militer Usai Dinyatakan Terpapar Covid-19

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipindahkan ke kamar khusus di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland, setelah terpapar Covid-19. Trump akan menjalani perawatan di sana selama beberapa hari ke depan. Hal itu disampaikan juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany, Jumat waktu setempat. Menurutnya, Trump memiliki gejala ringan. […]