Cegah Pemudik, Polisi Berjaga di Perbatasan hingga ‘Jalur Tikus’ Tasikmalaya

Polisi telah menyiapkan enam titik penyekatan untuk para pemudik di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Kepala Bagian Operasi Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Sohet menyebut titik tersebut disiapkan sejak diberlakukannya larangan mudik lebaran mulai 22 April hingga 24 Mei 2021.

Keenam titik penyekatan tersebut berada di letter U Kadipaten, BKL Indihiang, Bojong Jengkol, Karang Resik, Terminal Awipari dan Simpang 3 Batu Nungku.

“Jadi total kita siapkan enam titik pos penyekatan,” kata Sohet kepada wartawan, Rabu (28/04).

Di enam lokasi penyekatan itu, ada 450 personel yang disiapkan dan bersiaga untuk pelaksanaan Operasi Ketupat 2021. Jumlah tersebut pun bukan tidak mungkin bertambah, disesuaikan dengan situasi dan kondisi.

“Sampai saat ini memang belum ada pergeseran personel ke pos-pos penyekatan. Namun ketika sudah ada surat perintah l tentang pelarangan mudik, maka secara otomatis akan langsung mengisi pos-pos penyekatan,” sebutnya.

Untuk Operasi Ketupat, dikatakannya, setiap pos akan disiapkan 25 personel. Dengan begitu, secara akumulasi jumlah pos yang berada di batas Kota Tasikmalaya atau pintu masuk dengan kabupaten tetangga, jumlah personelnya yang siaga penuh 300 orang.

Dia memastikan bahwa penjagaan tidak hanya dilakukan di jalan utama saja, rute alternatif atau biasa disebut 'jalan tikus' pun menurutnya akan dipantau dan ditempatkan personel untuk mengantisipasi. “Kami antisipasi juga, karena bisa jadi pemudik menghindari pos penyekatan melalui jalur tikus,” tutup Sohet. [cob]