Breaking News in Indonesia

Capaian Vaksinasi Pelaku Ekonomi dan Pariwisata di Kulon Progo Masih 39,8 Persen

Capaian vaksinasi Covid-19 untuk pelaku ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih rendah. Baru 39,8 persen atau sekitar 2.573 dari 6.463 sasaran yang mendapat vaksin.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati mengatakan, Dinas Kesehatan masih berupaya mencapai target vaksinasi terhadap pelaku ekonomi dan pelaku pariwisata.

“Kalau vaksinnya sudah datang, kami akan mengejar capaian target vaksinasi terhadap pelaku ekonomi dan pelaku pariwisata,” kata Baning di Kulon Progo, Minggu (30/5).

Dia mengakui vaksinasi di Kulon Progo masih didominasi pelaku ekonomi, pariwisata, dan institusi pendidikan. Vaksinasi dosis pertama di institusi pendidikan ditargetkan selesai Mei ini, lalu dilanjutkan dosis kedua pada Juni. Selain itu, alokasi vaksin pada Juni juga akan diprioritaskan kepada pelaku ekonomi, pariwisata, dan lansia.

Capaian vaksinasi pelaku ekonomi dan pariwisata yang masih 39,8 persen, menurut dia, disebabkan rendahnya kesadaran. Sebagian beralasan takut, jadwal vaksin tidak sesuai, ada pula yang mengaku berjualan dan menunggu dagangan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) dan Dinas Pariwisata untuk mencoba bersama-sama mengundang mereka melakukan vaksinasi kembali. Dukungan dari dinas terkait untuk bisa meningkatkan cakupan yang datang dari sasaran yang diundang,” jelasnya.

Baning mengakui tingkat kehadiran pelaku ekonomi dan pariwisata untuk menjalani vaksinasi juga sangat rendah, yakni 35 persen dari target sasaran vaksin yang diundang. “Vaksinasi ini dilakukan di puskesmas. Kami akan mengevaluasinya kembali dan mengoordinasikan dengan dinas terkait, yakni mendekatkan lokasi vaksinasi supaya tingkatkan kehadiran mereka tinggi, dan target vaksinasi juga terealisasi,” sebutnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, capaian vaksinasi di Kulon Progo baru mencapai 33.217 sasaran atau 32 persen dari total 105.298 sasaran. Dari total itu, capaian vaksinasi terhadap tenaga kesehatan mencapai 98 persen, pelayan publik 86 persen, dan lansia 12 persen.

“Kami saat ini masih mengejar target vaksinasi lansia, dan tenaga pendidik. Kalau vaksin datang pada Juni, kami menargetkan vaksinasi terhadap pelaku ekonomi, pelaku pariwisata, dan lansia yang masih rendah,” katanya seperti dilansir Antara. [yan]