Bupati Bogor Kirim Surat Aspirasi Penolakan UU Cipta Kerja ke Jokowi

Irene

Bupati Bogor Kirim Surat Aspirasi Penolakan UU Cipta Kerja ke Jokowi

Bupati Bogor, Ade Yasin akan mengirim surat berisi aspirasi serikat pekerja di wilayahnya yang menolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) ke Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi dan DPR.

Ia menandatangani surat aspirasi tersebut setelah ribuan buruh melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Bogor, Jumat (16/10).

Ade Yasin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menyampaikan aspirasi dari serikat pekerja yang menyatakan menolak pengesahan UU Cipta Kerja. Selain itu, meminta agar Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) agar UU Cipta Kerja tidak jadi diberlakukan.

“Surat tersebut akan kami serahkan secepatnya kepada pemerintah pusat dan DPR RI,” kata Ade Yasin.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berjanji kepada buruh, akan mengawal perjuangan mereka. Hal itu mengingat bahwa Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah yang memiliki tenaga kerja paling banyak di Indonesia, begitu pula dengan jumlah industri.

“Saya akan dukung perjuangan para buruh, tetapi dengan syarat semuanya berjalan kondusif,” kata Ade.

Sejauh ini, Ade melihat aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja yang digelar para buruh di Kabupaten Bogor berjalan dengan kondusif dan damai. Karena itu, ia sangat mengapresiasi aksi damai dan tertib yang digelar buruh selama ini.

“Terima kasih karena telah menjaga kondusifitas,” terangnya.

Hal tersebut tentunya bisa menjadi contoh bagi perjuangan buruh daerah lain. Sebab, dalam menyalurkan aspirasi tidak harus merusak, tetapi dengan cara elegan.

“Jangan takut kita akan kawal terus, saya ingin selalu komunikasi dengan saudara-saudara. Saya ingin selalu berada di dekat saudara-saudara,” tutupnya.

Reporter: Achmad Sudarno
Sumber: Liputan6.com [fik]

Next Post

Menkes Terawan: Vaksin Merah Putih Baru Siap Tahun 2022

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan, vaksin Merah Putih baru akan siap diproduksi pada 2022. Sambil menunggu vaksin buatan Indonesia tersebut, pemerintah bekerja sama dengan China dan Inggris. “Sambil menunggu vaksin Merah Putih yang diperkirakan baru akan siap pada awal 2022, kita manfaatkan kerja sama dengan RRT dan Inggris. Karena […]