BPBD Sebut 56 RT dan 257 Warga Mengungsi Akibat Banjir Jakarta

Irene

BPBD Sebut 56 RT dan 257 Warga Mengungsi Akibat Banjir Jakarta

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M Insaf menyatakan ada 56 RT tergenang banjir akibat hujan yang terjadi di Ibu Kota pada Minggu (5/10/) malam. Kata dia, puluhan RT tersebut tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.

Sebanyak 257 orang mengungsi di Musala Al – Ma'muriah, Kelurahan Cilandak Timur dan Masjid Al Ma'mur, Kelurahan Pejaten Timur.

“Banjir tersebar di 23 RT di Jakarta Selatan, 31 RT di Jakarta Timur, dan dua RT di Jakarta Barat,” kata Insaf saya dihubungi Liputan6.com, Senin (5/10).

Dia menyatakan terdapat dua RT dengan ketinggian air lebih dari 150 centimeter dan enam RT ketinggian 71-150 centimeter di Jakarta Selatan. Lalu ada 16 RT dengan ketinggian 71-150 centimeter di Jakarta Timur.

Selain itu, lanjut Insaf terdekat 10 titik genangan air di sejumlah wilayah di Jakarta, di antaranya sebagai berikut:

Jakarta Selatan
– Jalan Nipah Gg. 11 No 17, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru
– Jalan Bangka Buntu II Gg. Amal III No 12, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan
– Jalan Kirai Rt 3/1 No 12, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru
– Jalan Komp. Loka Permai No 14-16, Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama
– Jalan Nusa Indah I No 93-L, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa
– Jalan Bank III No 3, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan
– Jalan Pangeran Antasari Gg Koba, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru
– Jalan Ophir 1 Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru
– Jalan Wijaya Timur Dalam 1, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru

Jakarta Barat
– Jalan Muhajar, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meninjau lokasi pembuatan saluran dan turap di Kali Pasar Baru, di Jalan Pasar Baru Timur RT05/03, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Riza Patria mengatakan Pemprov DKI ingin memastikan segala cara pencegahan banjir berlangsung maksimal. Tujuan pengerjaan saluran dan turap, Riza Patria menyebut untuk digunakan menampung air hujan sehingga dapat mengurangi timbulnya genangan di Pasar Baru.

“Dengan adanya pengerjaan ini, mudah-mudahan ke depan sudah tidak ada genangan lagi. Prinsipnya kami sesuai dengan arahan Gubernur dan seluruh jajaran harus melakukan berbagai upaya konkret dalam rangka pencegahan dan penanggulangan banjir,” ujarnya.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [eko]

Next Post

Kasus Narkoba 402 Kg Asal Iran, Polisi Limpahkan Tahap II ke Kejaksaan

Penyidik Bareskrim Polri melakukan pengiriman atau penyerahan barang bukti dan tersangka ke Kejaksaan. Tahap II ini dilakukan terkait kasus narkoba asal Iran sebanyak 402 kilogram. “Pengiriman tahap II tersangka narkoba dari Iran TKP Sukabumi, hasil ungkap Satgasus MP (Merah Putih),” kata Kepala Satgas Merah Putih (MP) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy […]