Berkas Lengkap, Pembobol BNI Maria Lumowa Segera Disidang

Irene

Berkas Lengkap, Pembobol BNI Maria Lumowa Segera Disidang

Polisi telah menyelesaikan berkas perkara tersangka kasus pembobolan kas Bank BNI melalui L/C fiktif, Maria Pauline Lumowa alias P21. Pelimpahan tahap II yakni penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan pun dilakukan hari ini.

“Tahap II hari ini,” kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika saat dikonfirmasi, Jumat (6/11).

Menurut Helmy, Maria Lumowa diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Dia dibawa dari tahanan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Dalam kasus pembobolan kas Bank BNI Cabang Kebayoran Baru lewat letter of credit (LC) fiktif senilai Rp1,2 triliun ini, polisi menetapkan 16 orang sebagai tersangka termasuk Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu.

Adrian dan 14 orang lainnya telah menjalani hukuman, sementara Maria melarikan diri ke luar negeri selama 17 tahun.

Sejauh ini, penyidik telah menyita aset-aset milik tersangka Maria Pauline senilai Rp132 miliar. Pencarian dan penyitaan aset selama Maria Pauline kabur ke luar negeri. Penyidik berusaha menangani dan menuntaskan kasus ini sesegera mungkin mengingat kasus akan dinyatakan kedaluwarsa pada bulan Oktober 2021.

Atas perbuatannya, Maria Lumowa dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana seumur hidup dan Pasal 3 Ayat (1) UU Nomor 25 Tahun 2003 tentang TPPU.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [fik]

Next Post

Maybank Serahkan ke Polisi Kasus Gamers Winda Earl Kehilangan Tabungan Rp20 M

Atlet e-sport, Winda D Lunardi, alias Winda Earl, mendatangi Bareskrim Polri pada Mei 2020 silam. Dia melaporkan adanya dugaan kejahatan perbankan yang menyebabkan tabungannya terkuras hingga Rp20 miliar. Laporan tersebut diterima penyidik pada 8 Mei 2020 dengan Nomor LP/B/0239/V/2020/Bareskrim. Adapun terlapor adalah PT Bank Maybank Indonesia dan Kepala Cabang Bank […]