memulai gaya hidup yang sehat

Jakarta () – Ada beberapa alasan yang membuat seseorang memikirkan untuk beralih memakai produk organik, termasuk demi hidup dan bumi yang lebih sehat.

Pemanasan global yang ditandai dengan iklim ekstrem dan bencana alam turut dipengaruhi oleh faktor seperti polusi udara dan penggunaan pestisida kimia berlebihan yang mengakibatkan pelepasan gas nitrogen yang bercampur ke udara.

Pendiri Beorganik, Eric Steven, dalam keterangan resmi, Selasa, mengatakan penggunaan pestisida kimia secara berlebihan di lahan pertanian akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Kesehatan manusia juga bisa terdampak bila mengonsumsi makanan yang berbahan dasar pertanian tersebut.

"Kami ingin mengajak masyarakat untuk memulai gaya hidup yang sehat dan juga tentunya menyayangi bumi dengan dimulai dari mengonsumsi makanan dari bahan-bahan yang organik dan natural," kata Eric.

Dia mengatakan, jenama ini menyediakan beragam produk organik seperti teh, kacang,bumbu dapur, minyak zaitun dan madu serta VCO.

Eric optimistis jenama baru ini bisa mempromosikan dan menggalakkan kampanye gaya hidup sehat serta menyayangi bumi lewat produk berkualitas. Dia berharap, masyarakat mulai beralih menggunakan bahan organik untuk kehidupan sehari-hari dengan harapan bisa mewujudkan hidup dan bumi lebih sehat.

Makanan organik disebut bisa mengurangi kelebihan berat badan, mencegah penyakit menular dan mengurangi risiko terkena penyakit kronis. Karena diproses secara alami, makanan organik punya antioksidan lebih banyak.

Sementara itu, pertanian organik memberi manfaat untuk kesuburan tanah, keseimbangan ekosistem serta nutrisi. Pupuk organik membuat kadar karbon organik tanah meningkat. Bahan organik tanah adalah sumber karbon bagi mikroorganisme tanah, aktivitas mikroba tanah yang berguna juga akan meningkat.

Baca juga: Mahasiswa UB buat pupuk bio organik dari limbah makanan dan ternak

Baca juga: MUI: Sahur dan iftar secukupnya agar sampah organik tak menumpuk

Baca juga: MPASI ideal untuk bangun kekebalan tubuh anak setelah enam bulan

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2022