4 Strategi PT KAI agar Tetap Bertahan di Tengah Pandemi

Irene

4 Strategi PT KAI agar Tetap Bertahan di Tengah Pandemi

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo mengatakan, volume penumpang selama pandemi covid-19 hanya 10 persen saja. Oleh karena itu pihaknya menerapkan 4 strategi agar perusahaan bisa tetap bertahan di masa pandemi.

“Situasi normal kereta Api bisa mengangkut 1,3 juta penumpang dalam satu hari, 1,1 juta untuk commuter line, dan 200 ribu oleh KA jarak jauh, tapi sekarang situasinya sangat terpengaruh,” kata Didiek dalam talkshow Upacara Peringatan HUT ke-75 KAI, di Bandung, Senin (28/9).

Adapun 4 strategi yang dijabarkan oleh Didiek, di antaranya, pertama PT KAI menerapkan Protect our people. Tujuannya untuk melindungi segenap pegawai KA yang menjadi garda terdepan dengan memberikan layanan memakai masker, face shield, cuci tangan, hand sanitizer.

“Kemudian di stasiun-stasiun kita sediakan hand sanitizer, dan di dalam kereta api pun dalam rangka memberikan kenyamanan pada penumpang dalam masa covid-19 ini. Keterisian juga kita batasi, kalau untuk commuter line itu hanya 35-40 persen kapasitas, kalau untuk KA jarak jauh hanya 70 persen, inilah strategi kita,” ujarnya.

Strategi Kedua, pihaknya menjaga likuiditas perusahaan dengan baik, sehingga PT KAI bisa bertahan di masa krisis ini. Ketiga, cutting cost, efisiensi semaksimal mungkin dalam masa krisis seperti ini. Menurutnya pada saat krisis covid-19 harus disiasati dengan cepat beradaptasi dan memonitor cash flow secara harian.

“Supaya KA tetap aman. Strategi keempat membangun kapasitas meningkatkan pendapatan, kita meng-introduce KA Express di mana kita sekarang masuk ke ritel kita masuk ke segmen-segmen langsung ke customer,” jelasnya.

Selanjutnya, dalam rangka HUT KAI yang ke 75 tahun. Didek mengatakan pihaknya menyediakan layanan terbaru berupa membership. Di mana penumpang bisa mendapatkan poin sehingga setiap penumpang membeli tiket akan mendapatkan poin yang bisa digunakan untuk membeli tiket kembali atau digunakan dengan mitra KAI.

“Di samping itu pelanggan bisa membeli tiket dengan QRIS, ke depan kreativitas akan kita kembangkan terus artinya kerjasama dengan beberapa bank pemerintah kita lakukan, itu artinya ke depan inovasi kreativitas akan kita kembangkan terus dalam rangka memberikan kemudahan di masa pandemi,” tandasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Next Post

40 RW di Jakarta Masuk Zona Merah Covid-19

Kasus positif Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Pada hari Minggu (27/9) kemarin, penambahan mencapai 1.186 hingga total kasus positif mencapai 71.370. Pemprov DKI Jakarta juga telah memperbarui data jumlah rukun warga (RW) yang berstatus zona merah penularan Covid-19. Berdasarkan data pada laman corona.jakarta.go.id hingga 20 September 2020, jumlah wilayah zona […]