17 Karyawan Positif Covid-19, Restoran di Sleman Ditutup Sementara

Irene

17 karyawan di sentra kuliner Kampung Flory di Tlogoadi, Mlati, Kabupaten Sleman dinyatakan positif Covid-19. Dampak dari tertularnya belasan karyawan ini, Kampung Flory pun ditutup untuk sementara waktu untuk dilakukan sterilisasi.

Penutupan sementara Kampung Flory ini ditandai dengan dikeluarkannya surat edaran oleh Ketua Satgas Covid-19 Tlogoadi Riswanto. Surat ini merupakan respon atas dikeluarkannya hasil swab yang dikeluarkan oleh Puskesmas Mlati II.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR, dari 24 karyawan hasilnya 16 karyawan positif 7 karyawan negatif dan 1 orang lainnya masih belum keluar hasilnya,” ujar Riswanto dalam surat tersebut, Jumat (2/4).

“Dengan hasil pemeriksaan karyawan yang positif itu, maka kami mengimbau agar Kampung Flory ditutup sementara dari Kamis (1/4) hingga 14 April mendatang,” sambung Riswanto.

Sementara itu, Kepala Dinkes Sleman, Joko Hastaryo mengungkapkan jika penularan Covid-19 ini bermula saat salah satu karyawan yang sakit dan tidak masuk kerja. Kemudian karyawan ini melakukan swab mandiri dan hasilnya positif.

Dari hasil temuan ini pihak restoran pun melalukan tracing. Tracing ini pun menemukan ada sejumlah orang yang ternyata tertular Covid-19.

“Kontak erat, baik karyawan resto maupun keluarga karyawan resto yang positif. Sekitar 100 orang ditracing tapi belum tentu diswab. Karena tidak bergejala dilakukan isolasi mandiri,” tutup Joko. [cob]

Next Post

DK PBB Kutuk Kekerasan Aparat Myanmar Terhadap Warga Sipil

Jakarta, Indonesia — Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengutuk segala bentuk kekerasan serta aksi represif aparat keamanan yang mengakibatkan kematian ratusan warga sipil di Myanmar. Pernyataan itu disepakati dan diteken bersama pada Kamis (1/4) lalu, usai negosiasi alot dengan China yang ‘pasang badan’ terhadap Myanmar. China bahkan sempat tak […]