10 Hari Dirawat, Pria Dibakar di Cengkareng Akhirnya Meninggal

Irene

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo menyampaikan, M (40), pria dibakar hidup-hidup meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Cengkareng. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, luka bakar yang diderita M tidak hanya pada bagian luar, tetapi juga pada organ bagian dalam. Sehingga menyebabkan kondisi kesehatan memburuk.

“Kami mendapatkan informasi yang bersangkutan (korban meninggal dunia,” kata dia di Jakarta Barat, Jumat (2/4).

Ady menerangkan, M menjalani pengobatan di RSUD Cengkareng selama kurang lebih 10 hari. Ady mengatakan, saat itu luka bakar pada beberapa bagian tubuh sangat serius.

“Kondisi tubuh yang terkelupas luka bakar tersebut, ternyata menimbulkan luka di dalam juga sehingga menyebabkan yang bersangkutan meninggal dunia,” ujar dia.

Sebelumnya, Seorang pria dibakar hidup-hidup sepulang bekerja. Mirisnya, pembakaran ini terjadi di depan rumahnya sendiri.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Arnold menjelaskan, peristiwa ini terjadi di Jalan Bangun Nusa Gang Musala RT 003 /003, Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin, 22 Maret 2021 sekira pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh istrinya, korban M (40) dihampiri oleh pelaku saat berada di depan rumah. “Korban baru pulang bekerja, saat itu masih berada di depan rumahnya,” kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (30/3/2021).

Arnold tak menjelaskan secara rinci maksud kedatangan pelaku. Menurut dia, saat itu juga pelaku langsung menyiram cairan bensin ke tubuh korban. Tak cuma itu, pelaku juga menyulutkan api pada bagian baju.

“Pelaku menyalakan korek dan disulutkan ke baju korban,” ujar dia.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh. “Korban mengalami luka bakar pada bagian badan, tangan, kaki dan paha,” ucap dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [eko]

Next Post

Warga Panik Saat Api di Kilang Balongan Menyala Lagi

Jakarta, Indonesia — Salah satu warga RT 4 / RW 2 desa Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Abdul Kholik mengaku sempat panik saat kobaran api sempat terlihat muncul kembali di kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Kamis (1/4) sore. Namun demikian, Abdul yang rumahnya berjarak kurang lebih 1 kilometer […]