Wisata di Izmir, dari Konak Square ke Lift Bersejarah

Farah

Sebelum diguncang gempa, kota Izmir di Turki ialah destinasi wisata musim panas favorit turis mancanegara.

Jakarta, Indonesia —

Kota Izmir di Turki diguncang gempa 7,0 SR pada Minggu (1/11). Kota pesisir ini merupakan kota terbesar ke-tiga di Turki.

Kota Izmir mendapat sebutan ‘Mutiara di Aegea’. Berada di tepi Laut Aegea, kota ini populer menjadi destinasi wisata musim panas bagi penduduk Turki, Yunani, dan turis mancanegara.

Izmir merupakan salah satu peradaban tertua di dunia. Kota ini pernah dikuasai kerajaan Persia, Ottoman, sampai Roma.

Pilihan Redaksi
  • Pamukkale, Destinasi Wisata Kesehatan Andalan Turki
  • Kisah Mayat-mayat Beku di Danau Indah Turki
  • Nanar Masa Depan Kota Tua Turki yang Ditenggelamkan Waduk

Berlokasi di pesisir, tentu saja membuat Izmir menjadi pusat perdagangan di Turki. Mengutip Culture Trip, kota ini sempat berjaya pada abad ke-16 karena produk kapasnya.

Imigran asal Yunani dan Armenia lalu berdatangan ke Izmir, sehingga percampuran budaya berlangsung di sini.

Izmir juga menjadi merupakan kota dengan populasi Yahudi terbesar ke-dua di negara Erdogan. Mereka banyak bermukim di kawasan Karatas.

Bisa dibilang, matahari bersinar sepanjang tahun di Izmir.

Puncak musim panas di Izmir berlangsung pada Agustus dengan suhu bisa mencapai 43 derajat Celcius. Kota tropis ini disambut musim dingin pada akhir tahun, namun suhunya masih tetap hangat.

Kuliner khas di Izmir ialah sup tarhana (tomat kering, tepung, dan dadih), köfte (bakso), zerde (makanan penutup nasi yang direndam kunyit), dan boyoz (kue yang terbuat dari tepung, minyak bunga matahari, dan isian).

Menara Jam, Pasar Agora, reruntuhan Ephesus, menjadi objek wisata paling populer di Izmir.

Keramaian di Izmir biasanya berpusat di Konak Square. Sepanjang mata memandang, ada banyak bangunan bersejarah peninggalan penjajah sekaligus bangunan kuno bergaya Mediterania.

izmir Clock Tower (Turkish: izmir Saat Kulesi) is a historic clock tower located at the Konak Square in Konak district of izmir, Turkey. The clock tower was designed by the Levantine French architect Raymond Charles Piere and built in 1901 to commemorate the 25th anniversary of Abdulhamid II's (reigned 1876â1909) accession to the throne.Konak Square. (iStockphoto/semakokal)

Bagi yang ingin snorkeling atau diving, Izmir merupakan lokasi yang tepat. Datanglah ke Kepulauan Phocaea (Foca), di mana turis bisa island hopping di pulau-pulau kecilnya.

Ada enam pulau kecil di sini, Fener, Incir, Kartdere, Ataturk, Metelik, dan yang terbesar ialah Orak.

izmir Clock Tower (Turkish: izmir Saat Kulesi) is a historic clock tower located at the Konak Square in Konak district of izmir, Turkey. The clock tower was designed by the Levantine French architect Raymond Charles Piere and built in 1901 to commemorate the 25th anniversary of Abdulhamid II's (reigned 1876â1909) accession to the throne.Kawasan pesisir yang dibingkai tebing di Izmir. (iStockphoto/nejdetduzen)

Kepulauan Foca merupakan rumah bagi salah satu koloni terakhir anjing laut Mediterania di Turki.

Untuk menikmati pemandangan Izmir dari ketinggian, silakan datangi Historical Elevator of Izmir.

lift bersejarah di izmir turkiHistorical Elevator of Izmir. (iStockphoto/PureEyePhoto)

Menara ini dibangun oleh pebisnis Yahudi, Nessim Levy, pada 1907 untuk menyambung Jalan Mithatpasa dan Jalan Halil Rifat Pasa. Sebelum ada lift ini, warga harus jalan memutar atau naik 155 anak tangga.

Ada bar, kafe, dan restoran di puncaknya. Waktu favorit berkunjung ke sini ialah menjelang matahari terbenam.

[Gambas:Video ]


Next Post

Tagar MosiTidakPercaya Menggema Usai Jokowi Teken UU Ciptaker

Jakarta, Indonesia — Presiden Joko Widodo telah menyetujui dan menandatangani omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja, Senin (2/11). Undang-undang Cipta Kerja diundangkan dalam nomor 11 tahun 2020. Salinan Undang-undang Cipta Kerja itu telah resmi diunggah oleh pemerintah dalam situs Setneg.go.id. Dalam situs itu, UU Cipta Kerja memuat 1.187 halaman. Penomoran Undang-undang Cipta […]