Warga Adukan Kerumunan Terkait Rizieq ke Akun Polda Metro

Farah

Warganet mengadukan peristiwa kerumunan yang disebabkan oleh Rizieq Shihab ke akun pengaduan Polda Metro Jaya.

Jakarta, Indonesia —

Polda Metro Jaya menyebar nomor personel kepolisian yang dapat dihubungi oleh masyarakat untuk melaporkan kerumunan yang melanggar protokol Covid-19.

“Laporkan kepada kami jika menemukan kerumunan orang melanggar protokol Covid-19. Bisa menghubungi ke nomor kami +6282216666911,” tulis akun @TMCPoldaMetro sejak 24 September lalu.

Hingga diakses oleh Indonesia.com pada Sabtu (14/11), unggahan tersebut sudah dikomentari sebanyak 232 kali dan disukai oleh 175 akun.

[Gambas:Twitter]

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan bahwa masyarakat masih dapat melaporkan apabila terdapat kerumunan selama pandemi Covid-19.

“Iya betul, untuk melaporkan apabila terjadi pelanggaran protokol kesehatan,” ucap Fahri saat dihubungi Indonesia.com, Sabtu (14/11).

Sejumlah warganet memberikan responsnya dengan menyampaikan beberapa peristiwa yang mengundang kerumunan di antaranya acara oleh petinggi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

[Gambas:Twitter]

[Gambas:Twitter]

[Gambas:Twitter]

Fahri menuturkan setelah laporan diterima oleh, nantinya kepolisian akan menerjunkan personel untuk menindaklanjutinya di lapangan untuk memberi imbaun dengan cara preemtif dan preventif.

Namun demikian, nantinya laporan juga akan diteruskan ke pihak Pemprov DKI Jakarta atau pemerintahan daerah lainnya. “Karena tindakan represif yang dikedepankan adalah Satpol PP,” pungkas dia.

Sejak kepulangan Pimpinan FPI, RIzieq Shihab ke Tanah Air pada Selasa (10/11) lalu, memang banyak kegiatan kerumunan yang ditimbulkan oleh simpatisan Rizieq di masa pandemi virus corona (Covid-19) saat ini.

Belum lagi, Rizieq bakal menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus akad nikah putrinya, Syarifah Najwa Shihab. Acara bakal digelar Sabtu (14/11) di Petamburan, Jakarta Pusat.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, aparat penegak hukum dapat memberikan sanksi kepada Rizieq dan kerumunan simpatisan itu yang telah melanggar protokol kesehatan.

Wiku berharap kejadian yang menimbulkan kerumunan seperti saat penyambutan kepulangan Rizieq beberapa waktu lalu tidak kembali terulang.

Ia mengingatkan bahwa potensi penularan covid-19 masih ada, terutama dalam kerumunan masyarakat yang menyebabkan sulitnya melaksanakan protokol jaga jarak. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak bersikap egois dengan abai protokol kesehatan.

(mjo/asa)

[Gambas:Video ]


Next Post

Stres saat Pandemi Bikin Gula Darah Tak Terkontrol

Jakarta, Indonesia — Stres saat pandemi Covid-19 bisa membuat gula darah tak terkontrol, terutama pada orang dengan diabetes. Stres dapat meningkatkan kadar gula darah yang lama kelamaan dapat merusak organ tubuh. Dokter spesialis penyakit dalam Dyah Purnamasari menjelaskan, stres dapat meningkatkan hormon stres katekolamin. Hormon ini dikeluarkan oleh kelenjar adrenal […]