Truk Pendingin Tuna Banting Setir Jadi ‘Kurir’ Vaksin Corona

Farah

Thermo King, perusahaan pengiriman tuna dengan pendingin akan menjadi 'kurir' vaksin virus corona buatan Pfizer sebanyak 300 ribu dosis.

Jakarta, Indonesia —

Thermo King, perusahaan pengiriman dengan pendingin akan menjadi ‘kurir’ vaksin corona. Perusahaan pengiriman ini akan membawa 300 ribu dosis vaksin Pfizer melalui jalur darat dan laut. Sebelum mulai membawa vaksin corona, Thermo King merupakan perusahaan logistik yang membawa ikan tuna.

Mobil pengiriman tersebut memiliki pendingin yang cocok untuk membawa vaksin corona. Dikutip dari , pengiriman vaksin corona memang menjadi tantangan logistik terbesar.

Pasalnya, perusahaan masih kebingungan untuk membawa jutaan dosis vaksin corona yang harus disimpan dalam suhu yang sangat dingin. Belum lagi, vaksin tersebut harus dikirimkan ke seluruh penjuru dunia.




Rata-rata produk farmasi umumnya harus disimpan pada suhu 2 hingga 8 derajat Celcius. Namun, vaksin virus corona berbeda dan mengharuskan penyimpanan lebih dingin hingga -70 derajat Celcius. Sementara itu, vaksin lain yang diproduksi oleh Moderna atau mRNA dapat disimpan pada -20 derajat Celcius.

“Kami membawa vaksin itu dan mengubah (tempat penyimpanan),” ujar Francesco Incalza, Presiden Thermo King Eropa, Timur Tengah dan Afrika, mengatakan kepada Business, dikutip Senin, (14/12).

Incalza menjelaskan tuna harus disimpan pada suhu -60 derajat Celcius untuk menjaga kualitas dan rona merah pekatnya saat sampai di supermarket dan restoran. Sedangkan, vaksin virus corona yang dikembangkan oleh Pfizer (PFE) dan BioNTech harus disimpan pada suhu -70 derajat Celcius saat dalam perjalanan.

Lihat juga:

Pemerintah Berencana Pesan Vaksin Moderna

Thermo King, yang merupakan bagian dari Trane Technologies membuat beberapa penyesuaian dengan menambahkan insulasi tambahan dan menyesuaikan sistem pendinginan sehingga bisa menjadi lebih dingin. Incalza mengatakan inovasi semacam ini biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang.

Thermo King memang bukan perusahaan baru dalam industri logistik transportasi. Perusahaan tersebut telah merevolusi transportasi makanan dengan pengatur suhu sebelum Perang Dunia II.

Sehingga, dengan konsep yang sama untuk mengangkut tuna segar dari Jepang, Thermo King melakukan beberapa perubahan agar bisa mengangkut vaksin corona.

Namun, teknologi pendingin tersebut tidak murah. Imperial College di London mencatat sebagian besar biaya program vaksinasi berasal dari persyaratan rantai dingin, yang dapat mencapai hingga 80 persen dari keseluruhan biaya.

[Gambas:Video ]

(age/bir)


Next Post

Founder Institute (FI) announces Pacer Ventures as Investor in Residence for its African Accelerators

PALO ALTO & LAGOS, Dec 14, 2020 – (ACN Newswire) – Founder Institute (FI), the world’s largest pre-seed startup accelerator, today announces Pacer Ventures as ‘Investor in Residence’ for the Founder Institute’s African Accelerator program. As part of the program, all startups that graduate the Founder Institute in Africa will […]