Jakarta () – Travis Scott mengaku tak menyadari adanya masalah di konser Astroworld di Houston bulan lalu yang menyebabkan 10 orang meninggal dunia.

"Saya tidak tahu detail pastinya sampai menjelang konferensi pers (setelah konser)," kata Travis Scott kepada Charlamagne tha God, dikutip dari Reuters, Jumat.

Pada 5 November lalu, Travis Scott mengatakan dia tidak tahu ada orang yang meninggal dunia atau terluka sampai dia turun dari panggung.

Namun, Travis Scott mengatakan dia merasa bertanggung jawab untuk mencari tahu apa yang terjadi dan mengambil langkah untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi di masa depan.

Saat konser Astroworld, penyanyi rap berusia 30 tahun tersebut dua kali menghentikan pertunjukan. Sekali untuk memanggil keamanan karena ada seorang penonton yang pingsan, kedua karena ada kembang api yang membuatnya tak memahami apa yang sedang terjadi.

"Saya menghentikannya beberapa kali untuk memastikan semua orang baik-baik saja," ujar dia.

Kericuhan yang terjadi di Astroworld membuat lebih dari 200 orang mengajukan lebih dari 90 tuntutan hukum terhadap Travis Scott dan Live Nation Entertainment sebagai promotor konser.

Namun, Travis Scott melalui pengacaranya telah mengajukan dokumen yang menolak tanggung jawab secara hukum atas korban meninggal dunia dan terluka akibat kejadian tersebut.

Saat konser berlangsung, Travis Scott mengaku hanya berusaha mengajak penontonnya untuk bersenang-senang.

"Seperti pertunjukan biasa. Orang-orang datang untuk bersenang-senang dan kemudian sesuatu yang tidak diinginkan terjadi," katanya.

Baca juga: Hormati korban Astroworld, konser Megan Thee Stallion di Houston batal

Baca juga: Nike tunda rilis sepatu kolaborasi dengan Travis Scott

Baca juga: Kyle Jenner buka suara terkait insiden Festival Astroworld

Penerjemah: Suci Nurhaliza
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © 2021