Transaksi Uang Elektronik Naik 20,27 Persen per November 2020

Farah

BI mencatat transaksi uang elektronik meningkat 20,27 persen secara tahunan dari Rp16,08 triliun pada November 2019 menjadi Rp19,33 triliun pada November 2020.

Jakarta, Indonesia —

Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi uang elektronik meningkat 20,27 persen secara tahunan dari Rp16,08 triliun pada November 2019 menjadi Rp19,33 triliun pada November 2020. Pertumbuhan ini lebih tinggi 14,27 persen dari Oktober 2020.

“Transaksi sistem pembayaran baik tunai dan nontunai menunjukkan peningkatan sejalan dengan perbaikan ekonomi,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers virtual Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis (17/12).

Bank sentral nasional mencatat transaksi uang kartal yang diedarkan mencapai Rp804,9 triliun. Capaiannya tumbuh 12,3 persen secara tahunan seiring membaiknya aktivitas ekonomi.




Sementara transaksi pembayaran menggunakan ATM, kartu debit, dan kartu kredit menurun kontraksinya, yaitu dari minus 3,97 persen pada Oktober menjadi 1,93 persen pada November.

Hal ini terjadi seiring dengan meningkatkan aktivitas dan mobilitas masyarakat pada penghujung tahun. Kebetulan, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat mulai dilonggarkan memasuki masa transisi.

Sedangkan volume transaksi digital banking tumbuh 29,98 persen secara tahunan pada Oktober 2020. Nilai transaksinya naik 2,11 persen.

Lihat juga:

BI Pangkas Proyeksi Ekonomi RI Jadi Minus 2 Persen pada 2020

Tercatat, transaksi digital tumbuh positif di berbagai platform dan instrumen di tengah pandemi virus corona atau covid-19. Perry menilai pertumbuhan transaksi digital tak lepas dari preferensi dan akseptasi masyarakat terhadap transaksi digital.

“Bank Indonesia memprakirakan tren digitalisasi akan terus berlanjut didukung dengan integrasi ekosistem fintech,” pungkasnya.

[Gambas:Video ]

(uli/age)


Next Post

Usai Nikmati Hidup Relatif Normal, Sydney Jadi Klaster Corona

Jakarta, Indonesia — Australia melaporkan sumber penularan virus corona dari klaster baru di kota Sydney. Ribuan penduduk diminta untuk tinggal di rumah. Pada Kamis (17/12) pagi, laporan awal menyebutkan terdapat lima kasus baru, tapi angka kasus semakin bertambah 17 jam kemudian ketika para pejabat setempat sedang mengungkap sumber infeksinya. Dalam sebuah konferensi pers, […]