Tiga Wilayah di Bali Masuk Program Koridor Bebas Covid-19

Farah

Jakarta, Indonesia —

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan tiga wilayah di Pulau Dewata telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan beserta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai Zona Hijau Bebas COVID-19 untuk pelaksanaan program Free Covid Corridor (FCC).

“Ketiga wilayah tersebut adalah Ubud (Kabupaten Gianyar), ITDC Nusa Dua (Kabupaten Badung) dan Sanur (Kota Denpasar),” kata Koster saat membacakan SE Nomor 06 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Desa/Kelurahan di Denpasar, Selasa (9/3).

Dia mengemukakan program FCC merupakan pola baru dalam penanganan perjalanan wisata aman COVID-19, yaitu dengan membentuk zona sehat yang terbebas dari COVID-19, melalui program vaksinasi menyeluruh terhadap orang yang tinggal dan beraktivitas pada zona atau kawasan tersebut.

“Program vaksinasi COVID-19 secara menyeluruh bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat dan melindungi masyarakat dari COVID-19.

Pilihan Redaksi
  • Hotel di Tepi Air Terjun Ubud Masuk Daftar Teromantis Sedunia
  • Sandiaga Ungkap Rencana Buka Bali Lewat ‘Free Covid Corridor’
  • Air Terjun Enam Tingkat yang Muncul Musiman di Gunungkidul

“Sehingga program Free Covid Corridor ini merupakan pra-kondisi dari tahapan dibukanya pariwisata untuk wisatawan mancanegara,” ujar mantan anggota DPR tiga periode itu.

Koster menegaskan dalam pemberlakuan zona hijau di tiga wilayah tersebut, Bupati Gianyar, Bupati Badung dan Wali Kota Denpasar menjadi penanggung jawab pelaksanaannya.

“Untuk memperlancar pelaksanaan zona hijau bebas COVID-19, maka kami telah mendata jumlah penduduk yang akan menjadi sasaran vaksinasi,” ucapnya.

Koster mencontohkan untuk di Ubud, Gianyar, terdapat 50.153 orang yang akan disasar menjalani vaksinasi dengan mengambil empat lokasi desa yang terdiri dari Desa Ubud (11.941 orang), Desa Sayan (8.083 orang), Desa Kedewatan (6.923 orang), dan Desa Petulu (5.206 orang), termasuk pekerja sebanyak 18 ribu.

Untuk sasaran vaksinasi di Nusa Dua, Kabupaten Badung, akan menyasar tiga desa, yakni Jimbaran (30.133 orang), Benoa (26.173 orang), dan Desa Tanjung Benoa (4.152 orang), termasuk menyasar pekerja sebanyak 9.500 orang.

Sementara di wilayah Sanur, Kota Denpasar, yang menjadi sasaran vaksinasi ialah dari Desa/Kelurahan Sanur sebanyak 10.970 orang, Sanur Kaja 7.944 orang, dan Desa/Kelurahan Sanur Kauh 7.892 orang.

Dalam kesempatan membacakan SE tersebut, Gubernur didampingi Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, dan Kasrem 163/Wirasatya Kolonel Inf Ida Bagus Ketut Surya Widana.

(ANTARA/ard)

[Gambas:Video ]


Next Post

AppsFlyer Promotes Sanjay Trisal As New General Manager of India, Southeast Asia, and Australia, New Zealand, To Strengthen Regional Collaboration

SINGAPORE, Mar 10, 2021 – (ACN Newswire via SEAPRWire.com) – Today, AppsFlyer, the global attribution and marketing analytics leader, appoints Sanjay Trisal as General Manager of INSEA/ANZ (India, Southeast Asia, Australia, New Zealand). Prior to this promotion, Sanjay was AppsFlyer India’s country manager for almost 6 years, and has grown […]