Jakarta () – Sutradara Barry Jenkins mengonfirmasi kehadiran prekuel dari adaptasi animasi live-action "The Lion King". Aktor Aaron Pierre dan Kelvin Harrison Jr. akan mengisi suara Mufasa dan Scar dalam prekuel mendatang dari Disney tersebut.

Setelah adaptasi studio tahun 2019 dari film animasi klasik ini meraup 1,6 miliar dolar AS di box office global, Disney ingin sekali kembali ke sabana yang luas dan membuat tindak lanjutnya dengan Jenkins, pembuat film di balik "Moonlight" (2016) yang memenangkan Oscar.

Mengutip Variety pada Jumat, masih belum jelas apa sebenarnya film itu, tetapi diharapkan untuk fokus pada tahun-tahun awal Mufasa, sang raja hutan sekaligus ayah Simba; dan adik laki-lakinya yang mengancam, Scar.

Pierre, yang baru-baru ini bekerja dengan Jenkins di serial TV "The Underground Railroad," akan berperan sebagai Mufasa. Harrison Jr., yang terkenal karena memimpin drama Trey Edward Shults "Waves," akan memerankan Scar, yang ternyata memiliki nama lahir Taka.

Tentang prekuelnya, Jenkins sebelumnya berkata, "Membantu saudara perempuan saya membesarkan dua anak laki-laki selama tahun 90-an, saya tumbuh dengan karakter-karakter ini. Memiliki kesempatan untuk bekerja dengan Disney dalam memperluas kisah persahabatan, cinta, dan warisan yang luar biasa ini sambil melanjutkan pekerjaan saya yang mencatat kehidupan dan jiwa orang-orang dalam diaspora Afrika adalah mimpi yang menjadi kenyataan."

Disney belum mengungkapkan anggota pemeran yang tersisa, meskipun prekuel "The Lion King" kemungkinan akan menjadi film bertabur bintang lainnya.

Para pengisi suara untuk remake baru-baru ini, disutradarai oleh Jon Favreau, termasuk Donald Glover sebagai Simba, Beyoncé Knowles-Carter sebagai Nala, Billy Eichner dan Seth Rogen dan sebagai Timon dan Pumbaa dan James Earl Jones sebagai Mufasa.

Jeff Nathanson, yang menulis skenario untuk film 2019, akan kembali untuk menulis kelanjutannya.

Baca juga: Matteo Bocelli nyanyikan lagu "Lion King" versi klasik

Baca juga: Barry Jenkins sutradarai sekuel "The Lion King"

Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © 2021