Syarat Mustahil Khabib: Saya Hanya Ingin Lawan Muhammad Ali

Farah

Khabib Nurmagomedov mengungkap syarat yang mustahil yang harus dipenuhi Presiden UFC Dana White untuk merayunya kembali dari pensiun.

Jakarta, Indonesia —

Khabib Nurmagomedov mengungkap syarat yang mustahil yang harus dipenuhi Presiden UFC Dana White untuk merayunya kembali dari pensiun. Khabib mengaku hanya ingin melawan Muhammad Ali.

Khabib dan White dijadwalkan bertemu di Abu Dhabi bulan depan, di pekan yang sama Conor McGregor bertemu melawan Dustin Poirier pada UFC 257 pada 23 Januari 2021.

“Ada persyaratan dan tawaran. Dalam beberapa pekan ke depan, White dan saya akan membahas semua poin. Saya tidak ingin ada kemungkinan saya kembali dari pensiun,” ujar Khabib dikutip dari RT.

Khabib akan berusaha membuat White kesulitan merayunya. Pasalnya, bahkan tawaran melawan Georges St-Pierre (GSP) tidak akan membuat Khabib tergoda. Khabib hanya mau melawan mendiang Muhammad Ali.

GIF Banner Promo Testimoni

“Saya hanya akan mau bertarung lagi melawan Muhammad Ali, tapi dia sudah tidak bersama kita,” ucap Khabib.

GSP disebut-sebut sebagai lawan yang diinginkan, bukan hanya Khabib, tapi juga mendiang ayah The Eagle, Abdulmanap. Khabib sendiri bisa memahami sikap White yang ngotot memaksanya kembali dari pensiun.

[Gambas:Video ]

“Ini jelas. Saya telah berada di UFC selama sembilan tahun dan tidak pernah kalah. Saya punya kisah, basis penggemar yang besar,” ucap Khabib.

“Saya tidak menyalahkan mereka dan keinginan mereka bisa dimengerti. Mereka membujuk, saya tidak akan bersembunyi, tapi langkah mereka tidak mengherankan saya,” ujar Khabib.

Lihat juga:

Berkah Liverpool di Boxing Day: Rival Gagal Menang

White sebelumnya yakin bisa meyakinkan Khabib kembali bertarung di UFC karena petarung 32 tahun itu ingin menyempurnakan rekor di MMA menjadi 30-0.

(har/osc)


Next Post

Iran Disebut akan Terima 150 Ribu Dosis Vaksin Corona Pfizer

Jakarta, Indonesia — Iran dalam beberapa pekan mendatang dikabarkan akan menerima kiriman 150 ribu dosis vaksin corona Pfizer dari sekelompok filantropis tidak dikenal yang berbasis di Amerika Serikat. Laporan yang dirilis media Iran, Tasnim mengungkap jika upaya pemberian vaksin dilakukan untuk membantu Iran melawan pandemi Covid-19. Laporan itu mengutip pernyataan dari kepala […]