Satgas Sorot 28 Daerah Zona Oranye yang Dekati Zona Merah

Farah

Satgas Covid-19 mencatat zona oranye mencapai 378 kabupaten/kota, dan 28 kabupaten/kota yang skornya hampir mendekati zona merah.

Jakarta, Indonesia —

Zona oranye atau daerah berstatus risiko sedang penularan Covid-19 diminta memperketat penanganan Covid-19 di wilayahnya. Pasalnya, zona oranye bukanlah zona yang aman untuk ditempati dan sangat berpotensi berubah menjadi zona merah atau daerah risiko tinggi.

Menurut Satuan Tugas Penanganan Covid-19, sayangnya zona oranye saat ini diisi mayoritas kabupaten/kota di Indonesia. Jumlah daerah yang berada di zona ini tercatat mencapai 378 kabupaten/kota.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan secara khusus pihaknya menyoroti 28 kabupaten/kota yang skornya hampir mendekati zona merah.

“Zona merah berarti skornya di bawah 1,81. Zona oranye skornya antara 1,81 – 2,4 dan zona kuning 2,41 -3 dan zona hijau lebih dari 3,” jelasnya memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Kamis (24/12).

Pada skor 1,81 ada empat daerah di antaranya di Mihasa Selatan (Sumatera Utara), Sumba Tengah (NTT), Banyumas (Jawa Tengah) dan Kota Bekasi (Jawa Barat).

Skor 1,82 ada lima daerah di antaranya berada di Gunung Mas dan Barito Timur (Kalimantan Tengah), Bekasi (Jawa Barat), Jakarta Utara (DKI Jakarta) dan Kota Palembang (Sumatera Selatan).

Kemudian skor 1,83 ada 2 daerah yakni Jepara (Jawa Tengah) dan Bandung (Jawa Barat). Skor 1,84 di Mukomuko (Bengkulu) dan Kota Medan (Sumatera Utara).

Skor 1,85 ada empat daerah yakni Kapuas (Kalimantan Tengah), Kota Kediri (Jawa Timur), Karanganyar dan Pati (Jawa Tengah). Skor 1,86 di Grobafab (Jawa Tengah) dan Bengkulu Utara (Bengkulu).

Kemudian daerah dengan skor 1,87 yakni Pamekasan (Jawa Timur). Skor 1,88 ada di Gowa (Sulawesi Selatan), Kota Pangkal Pinang (Kep Bangka Belitung) dan Lampung Selatan (Lampung).

Lihat juga:

Covid Melonjak, Satgas Sebut Warga Tengah Gali Kubur Sendiri

Skor 1,9 berada di Mimika (Papua), Ngawi dan Lamongan (Jawa Timur), serta Magelang dan Pekalongan (Jawa Tengah).

“Sedikit lagi saja pemimpin daerah dan masyarakatnya lengah, maka kabupaten/kota ini dapat berpindah menjadi zona merah pada minggu depan dan berkontribusi terhadap naiknya angka zona merah di tingkat nasional. Tentunya ini jangan sampai terjadi, dan harus kita hindari,” pesan Wiku.

Untuk itu, Satgas Covid-19 meminta keseriusan dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk betul-betul menjaga kabupaten/kota ini. Dan berupaya untuk memperbaiki penanganan agar risiko penularannya menurun.

Jika daerah zona oranye tersebut berpindah ke zona merah pada minggu depan, itu artinya penanganan Covid-19 di daerah tersebut memburuk.

(ang/fef)

[Gambas:Video ]


Next Post

VIDEO: Detik-detik Ledakan Nashville di Hari Natal