Rumah Mewah Cristiano Ronaldo Kemalingan

Farah

Rumah mewah Cristiano Ronaldo di Madeira kemalingan ketika sang bintang sedang membela timnas Portugal melawan Spanyol.

Jakarta, Indonesia —

Rumah mewah Cristiano Ronaldo di Madeira kemalingan ketika sang bintang sedang membela timnas Portugal melawan Spanyol dalam pertandingan persahabatan di Stadion Jose Alvalade, Kamis (8/10) dini hari waktu Indonesia.

Dikutip dari Daily Mail, saat ini pihak kepolisian sedang menyelidiki peristiwa perampokan di rumah penyerang Juventus tersebut.

Pencuri dilaporkan memasuki rumah senilai 7 juta poundsterling atau setara dengan Rp133,3 miliar yang baru direnovasi itu melalui pintu garasi yang terbuka.

Peristiwa perampokan tersebut diketahui setelah seorang kerabat Ronaldo membunyikan alarm pada Rabu pagi waktu setempat, berdasarkan laporan media Diario de Noticias Madeira. Sementara pada malam harinya, Ronaldo bertanding membela timnas Portugal.

Koran lokal itu menyebut pencuri mengambil kesempatan masuk ke rumah pemain berjuluk CR7 tersebut lewat pintu garasi yang terbuka oleh seorang pekerja pemeliharaan.

[Gambas:Video ]

Laporan itu juga menyatakan pihak kepolisian telah mengidentifikasi pencuri tersebut lewat rekaman CCTV. Meski demikian, pelakunya belum ditangkap.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Belum jelas apakah ibu Ronaldo, Dolores, dan kakaknya Hugo sedang berada di rumah yang memiliki tujuh lantai itu atau tidak.

Satu yang pasti, kekasih Ronaldo, Georgina Rodriguez tidak sedang di rumah tersebut karena tengah pergi ke Fashion Week di Paris.

Lihat juga:

Barcelona Terbelah 3 hingga Supriadi-Bagas Korban Timnas U-19

Dalam pertandingan persahabatan Portugal vs Spanyol, Ronaldo gagal mencetak gol dan memberikan kemenangan untuk tuan rumah setelah kedua tim bermain imbang 0-0.

(sry/har)

Next Post

Konsolidasi, Buruh Akan Gelar Demo Lanjutan Tolak Omnibus Law

Jakarta, Indonesia — Wakil Ketua Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Jumisih menyatakan pihaknya bakal menggelar aksi unjuk rasa lanjutan di Jakarta dan beberapa daerah untuk terus menolak Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja. Jumisih menyatakan serikat buruh akan melakukan konsolidasi terlebih dahulu. “Kita akan konsolidasi dalam waktu dekat. Potensi untuk turun lagi, […]