Polri Sekat 333 Titik Jalur Mudik dari Lampung hingga Bali

Farah

Jakarta, Indonesia —

Polisi akan memutarbalikkan kendaraan yang melintas di beberapa titik perbatasan selama libur mudik Idulfitri 2021 mendatang. Hal itu dilakukan guna memastikan masyarakat tidak mudik selama pandemi virus corona (Covid-19).

Setidaknya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan 333 titik penyekatan yang tersebar di sepanjang wilayah Lampung hingga Bali.

“(Mekanisme putarbalik) sama (seperti tahun lalu), jadi nanti disekat-sekat. Yang melintas diperiksa, diputarbalikkan,” kata Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksawan saat dihubungi Indonesia.com, Senin (5/4).

Dia mengatakan, titik-titik checkpoint yang disiapkan oleh aparat kepolisian akan tersebar di beberapa perbatasan wilayah antara Kota dengan Kabupaten. Kemudian juga, terdapat titik penyekatan di jalan arteri ataupun jalan tol.

Nantinya, kata dia, semua kendaraan akan diputarbalikkan apabila kedapatan oleh petugas hendak melakukan mudik. Mereka yang dipersilakan melintas hanya yang memiliki surat tugas ataupun dalam keadaan terdesak.

Lihat juga:

Banjir NTT, 54 Orang Meninggal dan Permukiman Porak-poranda

“Yang boleh jalan itu adalah orang yang dalam keadaan dinas, mendesak, ada surat tugasnya. Kalau dia mungkin orang tuanya sakit keras, atau mau melayat itu ada surat keterangan dari lurah bisa itu,” tambahnya lagi.

Rudy tak dapat merinci lebih lanjut mengenai titik-titik persis lokasi penyekatan itu dipersiapkan nantinya.

Dia hanya memastikan bahwa lokasi penyekatan akan dapat menahan laju arus mudik Idul Fitri 2021 karena mayoritas berada di jalur yang dilewati pemudik.

“Dari Lampung sampai Bali saya enggak bisa sebut satu-satu, pokoknya tiap antar kota antar kabupaten ada pos sekat. Jadi dari Sumatera mau ke Jawa enggak bisa, Jawa Sumatera enggak bisa. Dari Jakarta mau ke Jawa, juga enggak bisa,” tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah resmi melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19.

Lihat juga:

Tito soal Deportasi Gubernur Papua dari PNG: Memalukan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan angka penularan dan kematian Covid-19 masih tinggi terutama pasca libur panjang.

“Cuti bersama Idul Fitri satu hari ada, tapi enggak boleh ada aktivitas mudik. Pemberian bansos akan diberikan,” kata Muhadjir di Jakarta, Jumat (26/3).

(mjo/wis)

[Gambas:Video ]


Next Post

Transaksi Digital Banking Diprediksi Tembus Rp32 Ribu Triliun

Jakarta, Indonesia — Bank Indonesia (BI) memperkirakan nilai transaksi digital banking meningkat sekitar 19 persen dari Rp27 ribu triliun pada 2020 menjadi Rp32 ribu triliun pada 2021. “Digital banking terus naik dari Rp27 ribu triliun di 2020, tumbuh 19 persen jadi Rp32 ribu triliun (pada 2021). Maka BI berkomitmen mendukung upaya bersama […]