Perbaikan Tugu Pamulang Dilakukan Usai Sayembara Desain

Jakarta, Indonesia —

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemprov Banten, M Tranggono mengatakan pihaknya akan memulai untuk revitalisasi Tugu Pamulang di Tangerang Selatan setelah sayembara desain selesai.

“Pekerjaan itu akan dilanjutkan dengan revitalisasi. Nah itu yang kita tunggu dari sayembara ini. Sementara ini belum (pembangunan). Kita tunggu sayembara,” kata Tranggono saat dihubungi Indonesia.com, Jumat (16/4).

Ia mengatakan, sayembara desain itu penting dilakukan agar tidak ada lagi kekecewaan di publik, jika nantinya Tugu itu direvitalisasi.

“Supaya publik bisa mengekspresikan mau dibuat apa. Ini kan mana yang terbaik yang kita realisasikan. Nanti kita bangun begini, dikomentarin lagi, akhirnya udah disayembarakan aja,” ucap dia.

Tranggono menyebut, untuk merevitalisasi Tugu itu, pihaknya akan mencari dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau menganggarkan di APBD Perubahan.

Untuk sementara, ia mengatakan Tugu itu sengaja ditutupi dengan seng sebagai penanda bahwa pengerjaan akan dilanjutkan.

“Memang kami ingin meredam bahwa itu adalah Pemprov itu, ada perhatian di situ. Untuk menunjukkan akan adanya revitalisasi. Kalau memang ada di (APBD) perubahan. Prinsipnya kami menunggu dari hasil sayembara selesai,” kata dia.

Tugu Pamulang sebelumnya viral di media sosial dan menjadi sorotan warganet setelah beredar foto yang menyandingkan desain awal Tugu Pamulang dengan hasil akhirnya.

Lihat juga:

Pemkot Tangsel soal Viral Tugu Pamulang: Kami Juga Kecewa

Sejumlah netizen bahkan ada yang mengejek Tugu Pamulang final bak sebuah toren atau menara penampung air.

Pada Kamis (15/4), Gubernur Banten Wahidin Halim lalu mengumumkan pihaknya bakal menggelar sayembara desain terbuka untuk merevitalisasi Tugu Pamulang.

“Saya umumkan sayembara, siapa punya gambar dan desain yang bagus berdasarkan pertimbangan estetika arsitektur, kami tunggu,” kata Wahidin dalam keterangan tertulis.

(yoa/mik)

[Gambas:Video ]