Perang dengan Hizbullah, Israel Bisa Diserang 2.000 Roket

Farah

Jakarta, Indonesia —

Militer Israel memperingatkan bahwa negaranya bisa dihujani 2.000 roket dan rudal setiap hari dalam perang di masa depan dengan kelompok Hizbullah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Komando Angkatan Bersenjata Israel (IDF) Mayjen Uri Gordin, Senin (15/3).

Dalam Konferensi B’Sheva di Yerusalem, Gordin mengatakan bahwa sekitar 2.000 roket dan rudal akan ditembakkan ke Israel setiap hari. Kata dia, itu akan menjadi tantangan bagi militer dan pertahanan sipil Israel.

“Musuh kita di front berbeda harus tahu bahwa jika diperlukan, kita akan mengaktifkan kekuatan militer yang belum pernah terlihat sebelumnya,” kata Gordin seperti dikutip dari Jerusalem Post.

Dia menambahkan bahwa musuh Israel harus tahu bahwa pertahanan Israel sangat tangguh dan hal itu telah terbukti di masa lalu.

“Mereka tahu bahwa mereka tidak dapat mengalahkan kami di medan perang, jadi mereka mencoba untuk memindahkan perang ke front kedua dan itu adalah rumah kami dan di kota-kota kami,” ujarnya.

Lihat juga:

Ceko Buka Kantor Diplomatik di Yerusalem, Dikecam Palestina

Israel meyakini Hizbullah memiliki sekitar 150.000 roket dan rudal di mana beberapa di antaranya bisa menyerang berbagai wilayah Israel.

Hizbullah adalah organisasi politik dan militer yang sangat kuat di Libanon. Mereka berdiri sebagai kekuatan politik dan militer kaum Syiah di Libanon. Mereka
pernah terlibat peperangan dengan Israel.

Lihat juga:

Israel Bebaskan Imam Masjid Al Aqsa Usai Ditahan Beberapa Jam

Hingga saat ini, Hizbullah mendukung pemerintah Iran dan Suriah. Kelompok ini muncul dengan dukungan keuangan dari Iran pada awal 1980-an, saat perang saudara di Libanon berkecamuk.

Israel secara teknis masih berperang dengan Libanon dan Suriah. Selama ini, Israel telah meluncurkan ratusan serangan di tanah Suriah untuk mencegah Iran yang mendukung rezim pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

(dea)

[Gambas:Video ]


Next Post

Menkes: Patuhi Prokes, Jangan Seperti Superman Usai Vaksinasi

Jakarta, Indonesia — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa seseorang masih bisa tertular virus corona (Covid-19) meskipun sudah menerima suntikan vaksin dosis kedua. Ia menegaskan bahwa semua orang yang sudah divaksinasi tak lantas berubah menjadi superhero yang kebal dari semua virus berbahaya. “Lalu yang terjadi adalah apakah masih bisa tertular? […]