Pasien Sembuh Corona Nasional Cetak Rekor 2 Kali Sepekan

Farah

Pasien virus corona yang sembuh di Indonesia mengalami peningkatan signifikan pada 13 dan 15 Oktober.

Jakarta, Indonesia —

Jumlah pasien virus corona (Covid-19) yang sembuh di Indonesia mencetak rekor sebanyak dua kali dalam satu pekan terakhir. Peningkatan pasien yang sembuh dengan jumlah besar itu terjadi pada 13 dan 15 Oktober lalu.

Pada 13 Oktober lalu, pasien yang sembuh bertambah 4.777 orang. Terbaru, yakni pada 15 Oktober ada 5.810 pasien virus corona di Indonesia yang sembuh.

Pasien sembuh pada 15 Oktober paling banyak berada di dua provinsi yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

Di Jawa Tengah, ada 2.233 pasien yang sembuh pada 15 Oktober. Penambahan kasus sembuh ini juga tercatat menjadi yang tertinggi selama delapan bulan pandemi di provinsi tersebut. Akumulasi pasien sembuh di Jateng menjadi 22.264 kasus.

Pasien sembuh terbanyak kedua berada di DKI Jakarta yakni 1.050 orang. Secara akumulatif, provinsi yang menjadi episentrum awal Covid-9 di Indonesia ini menjadi daerah dengan pasien sembuh terbanyak dengan 75.881 kasus.

Provinsi lain yang mencatat peningkatan pasien sembuh dalam jumlah yang besar pada 15 Oktober antara lain Jawa Timur (312), Jawa Barat (304), dan Banten (250).

Jika ditotal, pasien virus corona di seluruh Indonesia yang telah sembuh per 15 Oktober sebanyak 273.661 orang. Kasus positif sejauh ini telah menginjak angka 349.160, sementara kasus kematian sebanyak 12.268.

Lihat juga:

Satgas Ingatkan Daerah Tak Lengah Meski Bukan Zona Merah

Mengenai peningkatan pasien yang sembuh di Indonesia, Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengklaim persentasenya sudah berada di atas rata-rata dunia. Persentasenya mencapai 77,3 persen, sementara rata-rata sembuh dunia sebesar 75,1 persen.

“Jumlah kesembuhan terus mengalami peningkatan. Di pekan ini kesembuhan mengalami peningkatan 4,4 persen. Persentase sembuh nasional 77,3 persen dimana kasus sembuh rata-rata dunia 75,1persen,” kata Wiku .

Demi meningkatkan angka sembuh dan menurunkan angka kematian, Wiku menyatakan Satgas meminta kualitas pelayanan dan perawatan Covid-19 di rumah sakit terus ditingkatkan. Fasilitas pelayanan kesehatan dapat menghubungi pemerintah pusat atau Kementerian Kesehatan (Kemenkes) jika memerlukan bantuan.

“Tingkatkan kualitas pelayanan perawatan Covid-19 di rumah sakit, perbanyak rumah sakit darurat jika diperlukan. Lakukan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kemenkes dan Satuan Tugas apabila memerlukan bantuan,” tuturnya.

Lihat juga:

Epidemiolog Soal Masyarakat Ragu Vaksin: Banyak yang Bingung

(mln/bmw)

[Gambas:Video ]

Next Post

Respons Sony soal Garfield-Tobey Maguire di Spider-Man 3

Jakarta, Indonesia — Sony Pictures memberi tanggapan resmi terkait rumor Tobey Maguire dan Andrew Garfield bergabung di film Spider-Man 3 untuk menampilkan Peter Parker versi mereka. “Rumor yang dikabarkan belum resmi dikonfirmasi,” kata seorang perwakilan Sony Pictures kepada ET Canada. Meski demikian, keterangan Sony ini tidak membenarkan ataupun menyangkal kabar tersebut. Kabar […]