Panglima TNI Ingatkan Jaga Persatuan dari Provokasi

Farah

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga stabilitas nasional agar tidak mudah terhasut provokasi.

Jakarta, Indonesia —

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa saat ini. Tujuannya, agar tidak mudah terhasut oleh provokasi

“Saya ingin menyampaikan kembali, pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga stabilitas nasional,” ungkap Hadi di Subden Denma Mabes TNI, seperti dikutip dari pernyataan resmi, Minggu (15/11). 

Menurutnya, persatuan dan kesatuan penting agar suatu bangsa tidak mudah dikaburkan oleh provokasi dan ambisi yang dibungkus oleh berbagai identitas.

Ia meyakini persatuan dan kesatuan serta TNI yang kuat akan mampu menghalau upaya-upaya perusakan stabilitas nasional. Begitu juga dengan gangguan provokasi dari pihak tertentu. 

“Tidak satupun, tidak satupun musuh yang dibiarkan. Apalagi, melakukan upaya-upaya berupa ancaman dan gangguan, terhadap cita-cita luhur bangsa dan negara Indonesia,” katanya. 

Lebih lanjut, Hadi meminta para jajaran TNI agar selalu siap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. TNI juga perlu semakin kuat menjadi alat utama pertahanan negara. 

Lihat juga:

Muhammadiyah Minta Polri Tegas Terkait Kerumunan Massa

“Seluruh prajurit TNI adalah alat utama pertahanan negara untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tuturnya. 

Ia juga menekankan hal-hal yang mengganggu persatuan dan kesatuan akan ditindak oleh TNI. 

“Ingat! Siapa saja yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa, akan berhadapan dengan TNI,” tandasnya.

(uli/bir)

[Gambas:Video ]


Next Post

Pernikahan Anak Habib Rizieq, Satgas Sudah Minta Anies Tegas Soal Perda Covid-19

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan bahwa ia sebenarnya sudah meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakilnya Riza Patria untuk menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Penanganan Covid-19 yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Anies diminta untuk menerapkan Perda tersebut kepada seluruh warga DKI Jakarta maupun kepada Habib Rizieq. […]