Panen Mobil Ambulans Saat Pandemi

Farah

Beberapa produsen menjelaskan mengalami pertumbuhan penjualan ambulans saat pandemi.

Jakarta, Indonesia —

Wabah virus corona (Covid-19) memukul keras penjualan mobil di Indonesia secara keseluruhan, namun justru meningkatkan performa beberapa segmen tertentu, salah satunya ambulans. Salah satu produsen ambulans, Isuzu, mengakui penjualan mobil medis itu kini lebih banyak dari biasanya.

“Ambulans permintaannya besar, bahkan sepertinya tuntutan harus punya ready stock,” kata Kepala Divisi Penjualan Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Attias Asril dalam diskusi virtual, Senin (5/10).

Ia mengatakan saat pandemi kontribusi penjualan ambulans pada Isuzu cukup besar. Meski begitu Attias tak menyebutkan porsi penjualan ambulans Isuzu dalam berapa beberapa bulan terakhir.




Menurut Attias, Isuzu punya sejumlah model untuk dijadikan ambulans, di antaranya Traga, Elf, hingga Sport Utility Vehicle (SUV) M-UX. Isuzu juga melibatkan pihak karoseri untuk membuat mobil ambulans.

“Jadi hampir semua varian kendaraan kami dari pikap light dan SUV bisa [jadi ambulans],” katanya.

Selain Isuzu, merek lain seperti Suzuki, Toyota, dan Daihatsu juga merasakan hal serupa. Penjualan ambulans disebut naik semasa pandemi.

Misal pada pertumbuhan penjualan ambulans Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang menorehkan angka penjualan APV selama kuartal pertama mencapai 1.399 unit. Dari total tersebut, 74 persen disumbang APV ambulans atau sebanyak 1.038 unit.

Permintaan APV ambulans tersebut didominasi sektor pemerintahan (Dinas Kesehatan, Dana Desa, Pemerintah Daerah, Rumah Sakit Daerah) yaitu 88 persen.

Kemudian Marketing and CR Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso pernah mengatakan pembelian ambulans Gran Max dan Luxio itu naik dua kali lipat mulai Januari-Maret dibanding periode sama tahun lalu.

Pekerja menyelesaikan perakitan mobil ambulans di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 26 September 2020. Perakitan mobil ambulans meningkat hingga 100 persen saat pandemi COVID-19 dengan kisaran harga dua puluh juta rupiah hingga milliaran rupiah.  Indonesia/Bisma SeptalismaPekerja menyelesaikan perakitan mobil ambulans di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 26 September 2020. Perakitan mobil ambulans meningkat hingga 100 persen saat pandemi COVID-19 dengan kisaran harga dua puluh juta rupiah hingga milliaran rupiah. ( Indonesia/Bisma Septalismaa)
Lihat juga:

Antrean Ambulans Wisma Atlet Imbas Lonjakan Pasien 100 Persen

Berdasarkan data Samsat, Ambulans Gran Max naik jadi 30 unit (Januari-Maret 2020) dari sebelumnya 16 unit periode yang sama tahun lalu, sementara Luxio dari 13 unit juga naik menjadi 30 unit.

“Kami memang punya paket ambulans, tapi data yang naik tajam ini bukan yang pembeli paket ambulans. Tapi mereka beli yang biasa, namun dari data kepolisian (Samsat) mereka registasi setelah gunakan karoseri sendiri menjadi ambulans, nah itu naik dua kali lipat,” ucap Hendrayadi saat itu.

(ryh/fea)

[Gambas:Video ]

Next Post

Kak Seto: Edukasi Covid-19 pada Anak Bisa Disesuaikan Usia

Jakarta, Indonesia — Praktisi Keluarga dan Anak sekaligus Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan edukasi dan penyampaian informasi terkait #Covid-19 untuk anak bisa dilakukan melalui berbagai cara sesuai dengan usianya. Pria yang karib disapa Kak Seto itu menyarankan untuk anak yang lebih kecil bisa disampaikan lewat dongeng. Ia lantas mencontohkan dengan ilustrasi […]