Breaking News in Indonesia

Mudik Dilarang, Volume Kendaraan di GT Bekasi Barat Menurun

Jakarta, Indonesia —

Kepala pos pengamanan (Kapospam) posko penyekatan mudik, AKP Winarsih mencatat penurunan volume kendaraan di Gerbang Tol Bekasi Barat 1 hingga hari ketiga larangan mudik, Sabtu (8/5).

Ditemui di lokasi saat operasi penyekatan berlangsung, Winarsih mengatakan belum menemukan kendaraan yang terindikasi akan mudik. Menurutnya, volume kendaraan terus turun sejak hari pertama pemberlakuan larangan mudik pada Kamis (6/5).

“Untuk kegiatan penyekatan tetap kita laksanakan. Meskipun volume kendaraan berkurang. Tapi tetap kita melakukan penyekatan di Tol Bekasi Barat 1, terutama yang mengarah ke Cikampek,” ujar Winarsih kepada Indonesia.com, Sabtu (8/5).

Dia mengungkapkan, hingga hari ketiga operasi, total kendaraan yang diputar balik di Gerbang Tol Bekasi Barat sebanyak 81. Jumlah tersebut terdiri dari kendaraan pribadi, travel, maupun pengangkut barang yang diketahui membawa pemudik.

Pada hari pertama, polisi dan aparat gabungan dari TNI, dan Dinas Perhubungan di Gerbang Tol Bekasi Barat 1, memutarbalikkan 47 kendaraan pribadi dari 59 kendaraan yang diperiksa. Jumlah itu menurun di hari kedua sebanyak 34 yang diputar balik dari 57 yang diperiksa.

“Ada bisa kendaraan pribadi, travel, maupun angkutan barang yang dimungkinkan tidak mengangkut barang tapi mengangkut pemudi,” katanya.

“Saat ini belum menemukan yang dari luar daerah, tapi kemarin ada yang dari Karawang dan Bandung,” imbuhnya.

Posko penyekatan mudik di Gerbang Tol Bekasi Barat, Sabtu (8/5).Posko penyekatan mudik di Gerbang Tol Bekasi Barat, Sabtu (8/5). (Foto: Indonesia/Thohirin)

Winarsih berkata, kendaraan-kendaraan yang diputar balik umumnya karena tidak memenuhi syarat bepergian seperti surat izin keluar masuk (SIKM) atau surat tugas dari kantor.

Pihaknya bakal menghentikan kendaraan yang diketahui membawa lebih dari dua penumpang untuk kendaraan pribadi atau sesekali mobil barang yang tidak dimungkinkan membawa penumpang.

Berdasarkan pantauan Indonesia.com, Sabtu (8/5) sekitar pukul 9.30 WIB, selama operasi aparat lebih banyak menghentikan mobil perusahaan berlogo dan mobil pengangkut barang dibanding kendaraan pribadi yang melintas dan hendak masuk Gerbang Tol Bekasi Barat 1.

Polisi sempat menghentikan mobil berlogo sebuah perusahaan yang ditumpangi tiga orang dan meminta surat tugas dan keperluan. Kendaraan tersebut dipersilakan melanjutkan perjalanan saat diketahui menunjukkan surat tugas.

Lihat juga:

Nihil Penyekatan di GT Bekasi Barat, Mobil Travel Bebas Lewat

“Ini arahnya ke mana?” Kata salah satu petugas.

“Kawasan Pak,” kata supir.

“Kawasan mana? Karawang?”

Sebanyak 31 posko penyekatan disiapkan di sejumlah titik di Jabodetabek. Posko tersebut disiapkan seiring larangan mudik yang ditetapkan pemerintah selama larangan mudik Lebaran 2021 yang berlaku mulai 6-17 Mei.

(fdh/fdh)

[Gambas:Video ]