Morbidelli Salahkan Yamaha Jelang MotoGP Doha

Farah

Jakarta, Indonesia —

Pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli menyalahkan Yamaha terkait performa buruknya jelang MotoGP Doha pada akhir pekan ini.

Morbidelli meraih hasil mengecewakan pada MotoGP Qatar di Sirkuit Losail. Pembalap asal Italia itu hanya bisa finis di posisi ke-18.

Morbidelli berada di posisi dua terakhir pembalap yang menyentuh garis finis di seri pembuka MotoGP 2021. Torehan di MotoGP Qatar jelas miris karena Morbidelli digadang-gadang bisa tampil baik.

Pilihan Redaksi
  • Tony Ferguson Main di Partai Tambahan UFC 262
  • Sergio Aguero Resmi Tinggalkan Man City
  • Pelatih Ngannou Tegur Kamaru Usman yang Berisik di UFC 260

Morbidelli jadi pembalap Yamaha dengan performa terburuk di Sirkuit Losail. Ia berada di urutan terakhir setelah Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Valentino Rossi.

“Saya tahu saya tidak berada di puncak daftar Yamaha saat ini,” ucap Morbidelli seperti dilansir laman resmi MotoGP, Selasa (30/3).

“Saya tidak tahu mereka akan secepat apa dalam menangani masalah ini. Tetapi, saya berharap mereka akan menanggapi persoalan ini dengan sangat serius.”

Banner Video Highlights MotoGP 2021

Morbidelli memang tidak masuk dalam daftar pembalap Yamaha yang turun dengan motor YZR-M1 tahun 2021. Pembalap berusia 26 itu masih memakai motor keluaran tahun 2019 meski mampu tampil mengesankan sepanjang musim lalu.

Morbidelli jadi pembalap terbaik milik Yamaha di MotoGP 2020. Juara Moto2 2017 itu menempati posisi runner up dalam daftar pembalap MotoGP akhir musim lalu.

Morbidelli tepat berada di bawah Joan Mir yang keluar sebagai juara dunia. Morbidelli mengalahkan Quartararo, Rossi, dan juga Vinales.

Morbidelli sendiri jadi satu dari tiga pembalap yang tidak memakai motor baru di MotoGP 2021. Dua pembalap lainya yaitu Enea Bastianini dan Luca Marini (Esponsorama Racing).

[Gambas:Video ]

(jal/nva)


Next Post

Pengacara Rizieq: FPI Sudah Bubar, Atribut Bisa Dibeli

Jakarta, Indonesia — Kuasa hukum terdakwa kasus dugaan kerumunan Rizieq Shihab, Aziz Yanuar menanggapi sejumlah barang bukti terduga teroris berupa baju hingga buku Front Pembela Islam (FPI) yang ditemukan polisi di Condet, Jakarta Timur, dan Bekasi. Aziz menyatakan organisasi pimpinan Rizieq Shihab itu telah dibubarkan dan dinyatakan terlarang oleh pemerintah sejak […]