Menang TKO, Petarung UFC Menangis Dipelukan Ayah

Farah

Luigi Vendramini, petarung UFC asal Italia, menangis haru di pelukang ayahnya setelah meraih kemenangan perdana di pertarungan UFC.

Jakarta, Indonesia —

Luigi Vendramini, petarung UFC asal Italia, menangis haru di pelukang ayahnya, Augusto, setelah meraih kemenangan perdana di pertarungan UFC, Minggu (4/10) waktu Indonesia.

Pada duel UFC Fight Island 4 itu, Vendramini menang TKO di ronde pertama atas Jessin Ayari dari Tunisia di Abu Dhabi.

Vendramini yang berusia 24 tahun memulai duel dengan beberapa tendangan kepada Ayari. Pertarungan di ronde pertama itu berlangsung dengan serangan lewat kaki dari kedua petarung.

Sampai akhirnya tendangan kaki kanan Vendramini menyasar kepada Ayari dan membuat petarung 28 tahun itu jatuh di octagon. Wasit langsung menghentikan pertarungan dan menyatakan Vendramini menang TKO.

Setelah menerima pengesahan kemenangan dari announcer dan ucapan selamat dari wasit, Vendramini bergegas ke arah ayahnya yang juga hadir di octagon.

GIF Banner Promo Testimoni

Dengan cepat Vendramini melompat ke pelukan ayahnya, Augusto. Dalam rekaman ESPN MMA, Vandramini menangis di telinga kanan ayahnya.

Kemenangan atas Ayari merupakan yang pertama bagi Vendramini di pentas UFC. Petarung asal Roma itu melakoni debut di UFC pada UFC Fight Night 137, September 2018. Tetapi dalam duel melawan Elizeu Dos Santos itu Vendramini kalah TKO lewat serangan lutut kepala dan pukulan.

Lihat juga:

James Rodriguez Dua Kali Lipat Lebih Hebat di Everton

Dengan hasil di UFC Fight Island 4 itu total Vendramini mengoleksi sembilan kemenangan dalam 10 pertarungan di mixed martial arts. Dikutip dari situs Sherdog, dalam total 10 pertandingan itu, Vendramini 5 kali menang KO dan TKO serta 3 kali menang angka.

(sry)

[Gambas:Video ]

Next Post

Kemnaker Luncurkan Bantuan Program Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja

Dalam rangka melakukan langkah strategis penanganan Covid-19, Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan bantuan program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja melalui jaring pengaman sosial (JPS). Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada persoalan kesehatan, tetapi juga melemahkan perekonomian yang ditandai dengan penurunan produksi, pengurangan tenaga kerja, serta penurunan […]