Menag Yaqut Akan Kaji SKB Pelarangan Ahmadiyah

Farah

Menag Yaqut akan mengkaji SKB Pelarangan Ahmadiyah menyusul  perlindungan hak beragama bagi warga Ahmadiyah dan Syiah.

Jakarta, Indonesia —

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan akan mengkaji pencabutan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri yang berisi tentang larangan ajaran Ahmadiyah.

SKB yang memuat tentang larangan menjalankan seluruh kegiatan bagi penganut Ahmadiyah itu ditandatangani jaksa agung, menteri dalam negeri dan menteri agama pada 2008.

“Kita akan kaji nanti,” ucap Yaqut melalui pesan singkat kepada Indonesia.com, saat ditanya apakah pemerintah akan mempertimbangkan pencabutan SKB 3 menteri tersebut, Jumat (25/12).

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah akan mengafirmasi hak beragama warga Ahmadiyah dan Syiah di Indonesia.

Menurut Yaqut, warga Ahmadiyah dan Syiah merupakan warga negara yang juga harus dilindungi.

“Mereka warga negara yang harus dilindungi. Ini perlindungan kepada warga negara ya,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia, Kementerian Agama akan membuka dialog yang lebih intensif untuk menjembatani perbedaan yang selama ini terjadi.

Dialog ini juga menjadi upaya meredam potensi penolakan dari kelompok lain yang keberatan dengan keberadaan penganut Ahmadiyah.

“Perlu dialog lebih intensif untuk menjembatani perbedaan. Kemenag akan memfasilitasi jika diperlukan. Poin itu yang penting,” katanya.

Lihat juga:

Menag Yaqut Minta Umat Kristiani Rayakan Natal Sederhana

Sebelumnya, Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra meminta pemerintah mengafirmasi kelompok minoritas.

Selama ini pemerintah dinilai kurang mengafirmasi kelompok minoritas, misalnya saat ada pemeluk agama yang ingin mendirikan tempat ibadah.

Ia juga menyinggung soal pengungsi Syiah di Sidoarjo dan kelompok Ahmadiyah di Mataram yang mengalami persekusi oleh kelompok Islam ‘berjubah’.

Kasus intoleran itu, menurutnya, bukan hanya terjadi di kalangan umat Islam saja, melainkan juga dialami oleh pemeluk agama lain di Indonesia.

(psp/pris)

[Gambas:Video ]


Next Post

FOTO: Mendekatkan Diri pada Yesus dari Bangku yang Berjarak