McGregor Disebut Kena Karma Hina Agama dan Istri Khabib

Farah

YouTuber Jake Paul menganggap Conor McGregor kini kena karma karena sudah menghina agama dan istri Khabib Nurmagomedov.

Jakarta, Indonesia —

YouTuber Jake Paul tidak peduli dengan anggapan telah berlebihan dengan menghina tunangan Conor McGregor, Dee Devlin. Paul menganggap McGregor kini kena karma karena sudah menghina agama dan istri Khabib Nurmagomedov.

Paul terus melancarkan usaha menantang McGregor untuk bertarung di ring tinju. YouTuber 23 tahun itu menawarkan McGregor bayaran hingga US$50 juta. Namun, McGregor hingga kini tidak menggubris tantangan Paul.

Paul kemudian berusaha memancing kemarahan McGregor dengan menghina Devlin. Tindakan Paul tersebut mendapat banyak kritikan. Namun, dalam wawancara dengan TMZ Sports, Paul mengaku tidak peduli.

“Saya tidak peduli. Dia berbicara mengenai istri Khabib. Dia bilang istri Khabib terlihat seperti handuk,” ucap Paul.

GIF Banner Promo Testimoni

Paul menganggap McGregor kini terkena karma karena pernah menghina agama dan istri Khabib jelang pertarungan UFC 229, 6 Oktober 2018.

“McGregor merasakan obatnya sendiri, dan kini tiba-tiba semua orang merasa terluka dan mengatakan saya sudah berlebihan. Saya tidak peduli,” ucap Paul.

“Ini sebuah pertarungan. Kenapa tiba-tiba semua orang bersikap seperti pengecut, secara tiba-tiba? Sama seperti Dillon Danis. Mereka bahkan menghina agama, agama Khabib. Persetan dengan mereka,” sambung Paul.

[Gambas:Video ]

Paul memiliki rekor dua pertarungan profesional setelah menang atas AnEsonGib dan Nate Robinson. Paul menang TKO dan KO pada dua pertarungan tersebut.

McGregor sendiri dijadwalkan kembali bertarung dengan melawan Dustin Poirier pada UFC 257, 23 Januari 2021.

Lihat juga:

Rionny Mainaky dan Ancaman Bernama Tradisi Emas Olimpiade

Presiden UFC Dana White mengatakan tidak ada peluang bagi Paul untuk melawan McGregor. White justru memberi tawaran Paul melawan juara dunia UFC kategori putri Amanda Nunes.

(har)


Next Post

Gubernur Kaltim Wajibkan Pendatang Bawa Hasil Rapid Test Antigen Negatif Covid-19

Pemprov Kalimantan Timur mengeluarkan kebijakan khusus selama libur Natal dan Tahun Baru 2021. Bagi pelaku perjalanan laut, darat dan udara yang memasuki Kalimantan Timur, diwajibkan membawa hasil rapid test antibodi/antigen non reaktif. Bahkan, pelaku perjalanan udara juga wajib membawa hasil negatif swab PCR. Kebijakan itu dikeluarkan Gubernur Kalimantan Timur Isran […]