Masuk Hari Ketiga, Twitter Masih Suspend Akun FPI

Farah

Memasuki hari ketiga, akun Twitter resmi milik Front Pembela Islam (FPI) @DPPFPI_ID masih ditangguhkan atau di-suspend oleh Twitter.

Jakarta, Indonesia —

Memasuki hari ketiga, akun Twitter resmi milik Front Pembela Islam (FPI) @DPPFPI_ID masih ditangguhkan atau di-suspend pada Minggu (22/11) pagi.

Berdasarkan pantauan Indonesia.com pukul 09.15 WIB hari ini, seluruh percakapan di linimasa akun FPI berwarna putih dan tidak terlihat. Termasuk gambar profil FPI juga tidak terlihat, hanya berwarna abu-abu.

“Akun ditangguhkan. Twitter menangguhkan akun yang melanggar peraturan Twitter,” seperti yang dilihat oleh Indonesia.com di laman akun Twitter @DPPFPI_ID, Minggu(22/11).




Akun Twitter FPI ditangguhkan atau di-suspend sejak Jumat (20/11) pagi lalu. Kebijakan Twitter itu membuat akun FPI tidak bisa dibuka dan diakses informasinya oleh publik.

Alasan Twitter suspend akun FPI

Suspend atau penangguhan akun adalah kebijakan yang diambil oleh Twitter.

Dikutip dari laman resmi Twitter, sanksi penangguhan akun dijatuhkan pada akun-akun yang dinilai telah melanggar Peraturan Twitter. Dalam artian, Twitter dapat menangguhkan sebuah akun, jika akun tersebut telah dilaporkan karena dianggap melanggar Peraturan yang telah ditetapkan.

Twitter juga menetapkan alasan penangguhan akun diantaranya meliputi akun yang dianggap sebagai akun yang bersifat spam, dugaan akun yang diretas dan disalahgunakan, serta akun tersebut telah dilaporkan karena melanggar peraturan seputar penyalahgunaan.

“Twitter bertujuan untuk melayani percakapan publik. Kekerasan, pelecehan, dan perilaku sejenis lainnya, membuat orang tidak berani mengekspresikan diri dan pada akhirnya mencederai esensi percakapan publik secara global. Maka peraturan kami bertujuan memastikan semua orang dapat berpartisipasi dalam percakapan publik dengan bebas dan aman,” tulis Twitter di laman resmi miliknya.

Indonesia.com telah berupaya meminta kejelasan terkait hal itu kepada pihak Twitter Indonesia. Namun hingga berita ini ditulis, mereka belum menanggapi dan menyampaikan keterangan resmi soal penangguhan akun twitter FPI itu.

Sementara itu, Wakil Sekretaris FPI Aziz Yanuar mengakui bahwa akun Twitter milik FPI sudah berulang kali terkena suspend hingga terkena peretasan. Menurutnya, apa yang kerap terjadi merupakan hal yang lumrah karena banyak pihak yang tak menyukai tindakan yang dilakukan oleh FPI selama ini.

“Biasa kita adminnya sering di-suspend, ya menurut saya karena banyak yang tidak suka amar maruf nahi munkar FPI dan wajarlah,” kata Aziz kepada Indonesia.com, Jumat (20/11) lalu.

Lihat juga:

Ancam Bubarkan FPI, Netizen Riuh Singgung Pangdam Jaya

Aziz juga menyatakan tim media sosial milik FPI kini sedang mengurus akun yang di-suspend tersebut. Ia berharap akun tersebut bisa kembali normal seperti sedia kala dan bisa digunakan kembali dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Twitter juga sempat mengunci akun dan menghapus logo FPI pada foto profil @DPPFPI_ID seiring kepulangan pentolan FPI Rizieq Shihab ke Indonesia pada Selasa (10/11) lalu. Alasan penguncian akun dan penghapusan logo karena akun @DPPFPI_ID dianggap menyalahi aturan media sosial itu.

Twitter menyampaikan, pengguna akun @DPPFPI_ID bisa mengajukan keberatan jika merasa penguncian akun merupakan kesalahan. Akun @DPPFPI_ID pun diarahkan untuk menghubungi tim bantuan Twitter.

(khr/agn)

[Gambas:Video ]


Next Post

Sosialisasi Prokes, Kemenparekraf Gandeng Komunitas Motorbaik

Jakarta, Indonesia — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar acara sosialisasi panduan protokol kesehatan di Nusa Dua, Bali, pada Sabtu (14/11). Komunitas Motorbaik pun digandeng serta, lantaran dianggap mampu melakukan sosialisasi secara luas pada masyarakat. Dari Borobudur, Yogyakarta ke Solo dan Banyuwangi, kampanye protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, […]