Breaking News in Indonesia

Masih Ada 103 Perusahaan Belum Bayar THR 2020

Jakarta, Indonesia —

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan terdapat 410 laporan pengaduan terkait dengan pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri tahun lalu. Laporan itu berdasarkan rekapitulasi akhir per 4 Juni 2020.

Ida mengatakan 307 perusahaan yang sebelumnya dilaporkan sudah membayar THR kepada karyawannya. Pembayaran dilakukan setelah proses pemeriksaan dan pembinaan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

“Perusahaan sudah melaksanakan pembayaran THR, baik yang terlambat, tertunda,” ucap Ida dalam konferensi pers, Senin (12/4).

Sementara, 103 perusahaan lainnya sedang dalam proses pemeriksaan, pengawasan, dan pemanggilan dinas. Hal ini dilakukan untuk pelaksanaan nota pemeriksaan satu dan dua.

“Di mana beberapa diantaranya berkaitan dengan persoalan hubungan industrial yang lagi berproses sesuai mekanisme,” jelas Ida.

Sebagai informasi, pemerintah mengizinkan perusahaan swasta melakukan tunda atau cicil pembayaran THR Keagamaan pada 2020. Namun, pembayaran THR yang dicicil atau ditunda ini tetap harus diselesaikan pada 2020.

Izin ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Sementara, pemerintah mewajibkan pengusaha membayar penuh THR pada h-7 Hari Raya Idul Fitri. Hal itu tercantum dalam SE Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

[Gambas:Video ]

(aud/agt)