Lipstik, Senjata Rahasia Dongkrak Mood saat Pandemi

Farah

Meski tak terlihat karena tertutupi masker, tapi beberapa perempuan memilih untuk tetap menggunakan lipstik. Pulasan pada bibir dinilai dapat meningkatkan mood.

Jakarta, Indonesia —

Lipstik tampaknya sudah tidak masuk wadah makeup Fitri Oshin. Pandemi sekaligus work from home (WFH) membuatnya makin jarang keluar rumah. Kalau pun keluar rumah untuk belanja bulanan, ia tidak pernah mengenakan lipstik.

“Cuma pakai bedak saja dan minimal lipgloss. Kenapa? Saya mikirnya, ngapain juga pakai lipstik soalnya enggak kelihatan juga, kan, [karena] pakai masker,” kata Fitri pada Indonesia.com via pesan singkat, Selasa (15/12).

Senada dengan Fitri, Maria Gabriela Roswita juga memilih tidak mengenakan lipstik. Menurutnya, lipstik hanya akan menempel pada masker. Namun, ia tidak memungkiri kalau lipstik nude kesayangan masih dipakai walau tidak sampai seminggu sekali.

“Pada dasarnya saya enggak terlalu suka dandan juga. Makanya suka warna nude yang natural,” ujarnya saat dihubungi secara terpisah.

Di sisi lain, ternyata lipstik masih jadi primadona pendongkrak mood. Novi Amaliyah bercerita, lipstik sering jadi penolong saat bad mood, terlebih kala PMS melanda. Buatnya, mengenakan lipstik, khususnya warna merah, seketika bisa membuatnya bahagia. Ia pun tidak pernah lupa mengawali ritual ini dengan memulaskan pelembap bibir terlebih dahulu agar bibir lembap dan tidak pecah-pecah.

Lipstik pun jadi amunisi wajib saat ada virtual meeting dengan rekan kerja. Meski hanya bermodal kaus dan celana pendek, wajah tetap harus terlihat cantik.

“Saya pribadi, sih, kalau dandan, yah, karena simply untuk diri sendiri biar bahagia dan lebih fresh, bukan karena untuk mendapatkan perhatian lawan jenis. Kalau ada yang memperhatikan, ya, bonus saja,” katanya.

Seperti Novi, Dheta Catur Maharani pun menganggap lipstik membuat mood jadi lebih baik. Dia menunjukkan lipstik cokelat kesayangannya. Meski warnanya terkesan natural, tetapi dia merasa lipstik ini membuat wajahnya jadi lebih segar.

“Kalau lihat muka cakep, enggak pucat, jadi bagus mood-nya,” kata Dheta.

Lihat juga:

Cara Agar Riasan Tak Menempel di Masker

Tak cuma itu, lipstik dan tetap merias diri jadi cara banyak perempuan untuk mencintai diri sendiri atau self love. Dian Carita, misalnya, yang tetap menata rambut meski tidak berencana keluar rumah.

Terlebih saat keluar rumah, rambut dan riasan jadi hal wajib. Menurutnya, meski mengenakan masker, ada kalanya masker akan dilepas saat makan atau minum sehingga bibir akan terlihat. Lipstik bakal menutup tampilan kusam bibir dengan sempurna.

“Menurut saya pribadi, [lipstik dan makeup] juga berpengaruh ke psikis ya. Jadi merasa lebih cantik aja kalau make up lengkap walau pakai masker,” imbuhnya.

(els/asr)

[Gambas:Video ]


Next Post

Kolong Kota: Melankolia Batas Kota