Liburan Nataru, Perhatikan Adab Mengemudi Dekat Truk

Farah

Semakin besar kendaraan berarti area yang tidak terlihat sopir semakin luas, hal ini wajib dimengerti saat berdekatan dengan truk atau kendaraan besar lainnya.

Jakarta, Indonesia —

Pengemudi kendaraan di jalan mesti memahami bahwa pengemudi kendaraan besar seperti truk punya ruang pandang terbatas dan tidak bisa bergerak responsif. Ada berbagai hal yang mesti dipahami jika berdekatan dengan kendaraan seperti itu di jalanan.

Secara umum semakin besar ukuran kendaraan maka blind spot atau area yang tidak bisa dilihat pengemudi semakin luas. Terdapat risiko berbahaya jika pengemudi lain masuk dalam area blind spot ini.

Dari perspektif pengemudi lain, berikut rekomendasi menghadapi kendaraan besar di jalanan:




Jaga Jarak Aman

Jangan mengikuti atau membuntuti truk terlalu dekat karena posisi di belakang tidak terlihat oleh sopirnya. Terlalu dekat juga bisa menghalangi pandangan pengemudi untuk melihat situasi di depan truk.

Menjaga jarak di belakang truk juga berguna untuk antisipasi gerakan tiba-tiba, seperti mengerem mendadak atau tidak kuat menanjak. Pastikan posisi mobil terlihat oleh sopir truk melalui spion sebelum melakukan manuver misalnya menyalip.

Berikan Tanda atau Isyarat

Berikan tanda atau isyarat saat ingin mendahului truk seperti lampu jauh atau klakson agar sopir truk dapat menyadari posisi kemudian bisa sama-sama mengatur formasi yang aman untuk proses menyalip atau antre.

Berikan Ruang yang Cukup

Saat menyalip, pastikan ada ruang cukup antara truk dengan mobil di depannya. Diimbau tidak memaksakan diri untuk masuk di antara keduanya. Situasi ini akan membuat mobil kita berada di blind spot truk dan sangat berbahaya jika mobil di depan melakukan pengereman.

Lihat juga:

Yaris Tabrak Motor di Tikungan, Pahami Marka Jalan Garis Utuh

Perhatikan Manuver Truk

Jangan segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk melakukan manuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir, mengutip Auto2000.

Baiknya hentikan kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman. Apalagi kalau mobil berada di sisi dalam radius manuver truk tersebut. Perpaduan antara bodi besar dan blind spot akan membuat mobil Anda terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.

Keterbatasan Truk

Halangan lain yang harus dipahami dari truk yakni daya pengereman yang terbatas. Hal ini juga dipersulit saat truk dijejali beban penuh sehingga butuh jarak lebih jauh untuk berhenti. Oleh karena itu, jangan paksakan mobil berada terlalu dekat dengan truk.

(ryh/fea)

[Gambas:Video ]


Next Post

Kumpulkan Bukti, Polisi Sebut Belum Ada Tersangka Kecelakaan Maut di Pasar Minggu

Kepolisian belum menetapkan tersangka kecelakaan maut di wilayah Pasar Minggu, pada Jumat (25/12). Satu orang pemotor tewas dalam peristiwa itu. Kecelakaan tersebut bermula saat mobil dikemudikan seorang polisi berinisial Aiptu IC. Dia menabrak sejumlah pengendara di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu. “Kita masih mengumpulkan alat bukti untuk penetapan tersangkanya,” kata […]