Ledakan Bom Katedral Makassar 300 Meter dari Lokasi Vaksin

Farah

Jakarta, Indonesia —

Aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3) pagi, dilaporkan terjadi di dekat lapangan Karebosi, tempat untuk vaksinasi Covid-19.

Kendati demikian, menurut laporan jurnalis Indonesia TV Ibnu Munsir, peristiwa tersebut tidak mengganggu jalannya kegiatan vaksinasi.

“Bisa dilihat lokasi vaksinasi tidak terganggu aktivitasnya akibat ledakan bom di Gereja Katedral karena lokasi vaksinasi yang terlihat ini ada sekitar 300 meter dari lokasi ledakan bom,” tutur Ibnu, Minggu (28/3).

Pilihan Redaksi
  • Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Meledak di Awal Pekan Suci
  • Pastor Gereja Katedral Makassar: Jemaat Luka-luka
  • Kronologi Bom Bunuh Diri Katedral Makassar

Ibnu mengatakan ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, dekat pertigaan Jalan Kartini. Polisi telah membenarkan bahwa ledakan tersebut adalah bom bunuh diri.

“Iya betul (bom bunuh diri), saya lagi menuju ke sana, jadi sementara belum bisa ngasih keterangan lebih lanjut, jadi hanya membenarkan saja,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Komisaris Besar E Zulpan kepada wartawan.

Pastor Gereja Katedral Makassar Wilhelmus Tulak mengatakan ada jemaat yang menjadi korban dalam insiden bom bunuh diri tersebut.

Namun, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Jemaat menjadi korban luka-luka.

“Korban luka-luka semua. Sampai saat ini, korban nyawa masih aman,” ujarnya dikutip dari Kompas TV.

(din/agn)

[Gambas:Video ]


Next Post

Polisi Turunkan Tim Labfor Selidiki Bom Katedral Makassar

Jakarta, Indonesia — Polda Sulawesi Selatan menurunkan tim laboratorium forensik (labfor) untuk menyelidiki ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) pagi. Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol E Zulpan menyatakan ledakan yang terjadi pukul 10.28 WITA tersebut diduga berasal dari bom. Tapi untuk memastikan dan mendalami insiden tim labor telah […]