Kreator Scooby-Doo Ken Spears Meninggal Dunia

Farah

Salah satu kreator serial televisi animasi Scooby-Doo, Ken Spears, meninggal dunia di usia 82 tahun pada Jumat (6/11) lalu.

Jakarta, Indonesia —

Salah satu kreator serial televisi animasi Scooby-Doo, Ken Spears, meninggal dunia di usia 82 tahun pada Jumat (6/11) lalu.

Anak Spears, Kevin, menyatakan bahwa ayahnya meninggal dunia karena komplikasi yang berkaitan dengan Lewy Body Dementia (LBD).

“Ken akan selamanya dikenang karena kecerdasannya, ceritanya, kesetiaannya kepada keluarga, dan etos kerja yang kuat,” kata Kevin mengenang sosok ayahnya, seperti dikutip Variety, Selasa (10/11).

Ia melanjutkan, “Ken bukan hanya dikenang oleh keluarganya, tapi dia juga hadir dalam kehidupan banyak orang sebagai salah satu kreator Scooby-Doo. Ken merupakan panutan kami dan akan terus hidup di hati kami.”

Pilihan Redaksi
  • Tampilan Perdana Film Scooby-Doo ‘Scoob!’ Beredar di Internet
  • Trailer ‘Scoob!’ Ungkap Momen Shaggy Beri Nama Scooby-Doo
  • Sutradara Buka Peluang Bawa Scooby-Doo ke The Suicide Squad

Ken sendiri terlahir dengan nama Born Charles Kenneth Spears pada 12 Maret 1938. Ia tinggal di Los Angeles dan berteman dengan anak dari produser film animasi, William Hanna.

Pada 1959, Ken mulai bekerja sebagai editor suara di rumah produksi milik Hanna, Hanna-Barbera Productions. Di sana, ia bertemu Joe Ruby dan kemudian bekerja sama menulis naskah.

Mulanya, mereka menulis naskah acara televisi untuk Hanna-Barbera, Sid and Marty Krofft Television Productions, dan DePatie-Freleng Enterprises. Kerja sama berlanjut ke sejumlah acara animasi, salah satunya Scooby-Doo.

Scooby-Doo merupakan salah satu animasi bertema misteri yang paling sukses dan terkenal di dunia. Animasi ini juga beberapa kali diadaptasi menjadi film live-action.

Pada 1977, Ken dan Joe membuat rumah produksi bersama yang bernama Ruby-Spears Productions. Di bawah rumah produksi itu, mereka membuat sejumlah serial animasi, seperti Superman, Alvin and the Chipmunks, dan Fangface.

Ruby-Spears Productions diakuisisi oleh perusahaan induk Hanna-Barbera Productions, Taft Entertainment, pada 1981. Pada 1991, Hanna-Barbera Productions dijual ke Turner Broadcasting.

Kini, Hanna-Barbera Productions berada di bawah naungan rumah produksi Warner Bros. dan tergabung dalam  Warner Bros. Animation and Cartoon Network Studios.

(adp/has)


Next Post

Trump Belum Akui Kalah, Proses Transisi Pemerintahan Mandek

Jakarta, Indonesia — Proses peralihan pemerintahan Amerika Serikat dari Presiden Donald Trump kepada calon penggantinya nampaknya tidak akan berjalan mulus, karena dia belum mengakui kemenangan Joe Biden dalam pilpres. Penyebabnya adalah sampai saat ini Trump masih berkeras enggan mengakui kekalahan dari Biden, yang membuat proses transisi itu tertunda. Seperti dilansir , Selasa […]