KPK Akan Bantu Inggris Selidiki Kasus Suap Garuda Indonesia

Farah

KPK menyatakan bakal membantu SFO melakukan penyelidikan atas dugaan kasus suap serta korupsi antara Bombardier dan Garuda Indonesia.

Jakarta, Indonesia —

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bakal ikut membantu Kantor Tindak Penipuan Tingkat Tinggi (Serious Fraud Office/SFO) Inggris yang tengah melakukan investigasi atas dugaan kasus suap dan korupsi yang melibatkan Bombardier Inc dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Dalam kasus ini, SFO Inggris tengah fokus menyelidiki dugaan suap dan korupsi terkait kesepakatan dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang melibatkan mantan direktur utama Emirsyah Satar.

“KPK akan membantu pihak SFO yang sedang melakukan penyelidikan terkait kasus Garuda ini,” kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri melalui pesan tertulis kepada Indonesia.com, Sabtu (7/11).

Pilihan Redaksi
  • Garuda Buka Suara soal Investigasi Inggris Terkait Kasus Suap
  • Jejak SFO Inggris Bongkar Kasus Korupsi di Indonesia
  • Komunitas Harley-Davidson Bicara Status Moge Bodong

Ali menjelaskan, selama ini pihaknya telah menjalin beragam kerjasama internasional dengan otoritas asing baik dalam bentuk kerja sama agent-to-agent maupun Mutual Legal Assistance (MLA).

Ali menyebut, sejak awal menangani perkara dugaan suap terkait dengan pengadaan mesin pesawat PT. Garuda Indonesia, KPK telah bekerja sama dengan otoritas penegak hukum di beberapa negara terkait, di antaranya SFO Inggris dan CPIB Singapura.

“Satu di antaranya dengan pihak SFO dalam bentuk tukar menukar data dan informasi, utamanya saat KPK sedang menangani perkara suap yang melibatkan direktur utama garuda indonesia dkk tersebut,” jelasnya.

Merespons dugaan kasus suap dan korupsi tersebut, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan pihaknya bakal menghormati proses hukum terkait dugaan suap kontrak penjualan pesawat Bombardier pada 2012 silam.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyatakan dukungan penuh atas penegakan hukum dugaan suap yang saat ini tengah diusut oleh lembaga anti korupsi Inggris, Serious Fraud Office.

“Garuda Indonesia juga secara aktif akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang guna memastikan dukungan penuh perusahaan atas upaya penegakan hukum kasus tersebut,” kata Irfan seperti dikutip dari rilis, Jumat (6/11) kemarin.

Dukungan pengusutan kasus juga datang dari Menteri BUMN Erick Thohir. Erick mengaku mendukung upaya pengusutan tuntas dugaan korupsi yang pernah dilakukan oleh Emirsyah Satar.

Saat ini, dugaan korupsi berkembang tidak hanya pada pengadaan pesawat Rolls Royce, namun juga kerja sama Garuda dengan Bombardier Inc., produsen pesawat asal Kanada.

Erick mengatakan dukungan diberikan demi transparansi dan penguatan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang diterapkan kementerian bagi semua BUMN. Selain itu, menurutnya, pengusutan ini akan berguna untuk memberikan transformasi di perusahaan pelat merah itu.

(khr/ard)

[Gambas:Video ]


Next Post

Berpegang Teguh pada Angka, Biden Optimis Ungguli Trump

Jakarta, Indonesia — Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden meyakini akan memenangkan pemilihan umum presiden AS 2020. Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya di markasnya, Wilmington, Delaware, pada Jumat (6/11) waktu setempat. “Kami belum memiliki pernyataan akhir tentang kemenangan tapi angka-angka tersebut sudah jelas. Sudah memberikan kisah yang jelas […]