Ketum PBSI: Mental Pemain Indonesia Down

Farah

Jakarta, Indonesia —

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Agung Firman menyebut kondisi mental pemain down usai Indonesia dipaksa mundur dari All England.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/3), Agung mengakui bahwa kondisi kesehatan pemain Indonesia bagus. Namun dari segi mental, insiden ini merupakan pukulan telak.

Pilihan Redaksi
  • 7 Poin Penting Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021
  • Ketua PBSI Soal All England: Saya Bagai Disambar Geledek
  • PBSI Ungkap Alasan Tak Sewa Pesawat ke All England

“Kondisinya bagus tidak ada masalah [dari segi fisik], tapi mental breakdown dong, secara diperlakukan seperti itu. Itu aturan negara setempat. Yang kita ingin adalah transparansi,” ucap Agung.

Agung pun berusaha menguatkan mental pemain yang juga masih harus menjalani isolasi 10 hari terhitung dari 13 Maret hingga 23 Maret mendatang.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Agung Firman Sampurna (tengah) didampingi  Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta (kiri) dan Wakil Ketua Umum II PP PBSI Eduart Wolok (kanan) memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (23/12/2020). Dalam kesempatan tersebut Agung Firman mengumumkan pejabat-pejabat baru dalam struktur organisasi Pengurus Pusat PBSI masa bakti 2020-2024. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.Agung Firman menyatakan mental pemain Indonesia down usai insiden tersebut. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

“Saya minta teman-teman tetap tegar di sana. Jangan sedikit kendor saat masa diisolasi mandiri atau karantina. Saya akan menyapa mereka mengenai masalah ini nanti malam,” tutur Agung.

Tiga wakil Indonesia sudah sempat bertanding di babak pertama All England yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Jonatan Christie, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Ketiganya memenangkan laga tersebut dan berhak lolos ke babak kedua.

Namun tak lama usai Ahsan/Hendra menang, datang pemberitahuan lewat email dari NHS bahwa skuad Indonesia harus melakukan isolasi. Tercatat 20 dari 24 anggota rombongan Indonesia mendapatkan email tersebut.

Banner Testimoni

Skuad Indonesia harus melakukan isolasi berdasarkan tracing NHS. Indonesia dinyatakan berada dalam pesawat yang sama dengan penumpang yang positif covid-19 dalam penerbangan dari Istanbul ke Birmingham.

[Gambas:Video ]

(TTF/ptr)

Tulisan ini merupakan bagian dari kumpulan artikel dalam Fokus: “Indonesia Dipaksa Mundur dari All England”

Next Post

KPK Sarankan Jokowi Cabut Limbah Batu Bara Kategori Bahaya

Jakarta, Indonesia — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui menjadi pihak yang merekomendasikan limbah batu bara jenis Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dikeluarkan dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Plt. Juru Bicara Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding membenarkan bahwa rekomendasi tersebut disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri kepada Presiden Joko […]