Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng Ditahan Polisi

Farah

Polda Jateng menyatakan Endar diduga terlibat dalam kasus penipuan bermodus investasi.

Jakarta, Indonesia —

Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia Jawa Tengah Endar Susilo ditahan Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah karena diduga melakukan aksi penipuan bermodus investasi.

Penahanan terhadap Endar dilakukan pada Selasa (29/9) seiring statusnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutrisna mengatakan tersangka Endar sempat dibantarkan penahanannya karena sempat dinyatakan positif Covid-19.

“Kami lakukan penahanannya pada 29 September. Terus kita bantarkan selama 10 hari karena ternyata yang bersangkutan positif Covid. Pada tanggal 10 Oktober, kita lakukan penahanan kembali karena yang bersangkutan telah negatif,” kata Iskandar di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (13/10).

Endar dilaporkan oleh seseorang bernama Andy Setyawan, yang mengaku telah mengalami kerugian senilai Rp500 juta. Korban menyatakan dirinya dijanjikan menjadi Direktur PT Multi Usaha Karya, perusahaan milik Endar, dengan syarat sanggup berinvestasi Rp500 juta.

“Modus operandinya bisnis bareng. Korban diminta investasi uang dengan dijanjikan jabatan Direktur dan keuntungan besar. Tapi setelah menyetor uang, janji itu tidak pernah terlaksana”, terang Iskandar.

Ketua KPAI Jawa Tengah Endar Susilo sendiri sempat melaporkan pengusaha Pujiono Cahyo Widianto atau yang akrab disapa Syeh Puji pada Desember 2019, atas dugaan pencabulan. Namun setelah dilakukan penyelidikan, Polisi menyatakan tidak dapat melanjutkan proses hukum karena tidak ada saksi dan bukti yang kuat.

(dmr/asa)

[Gambas:Video ]

Next Post

Polisi Ingatkan PA 212 Cs Jangan Sampai Ditunggangi Anarko

Jakarta, Indonesia — Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengingatkan kepada para peserta demonstrasi agar mencegah pihak-pihak yang ingin menunggangi aksi. Yusri mengingatkan ada kelompok anarko yang berpotensi membuat kericuhan. Diketahui, Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI yang terdiri dari PA 212, FPI, dan GNPF Ulama menggelar aksi […]