Jakarta () – Ayah Britney Spears menolak upaya pencopotan dirinya sebagai pengawas sang putri dan mengatakan baru-baru ini ada diskusi apakah akan memasukkan sang penyanyi di fasilitas kesehatan mental lagi untuk evaluasi.

Jamie Spears dikutip dari dokumen pengadilan mengatakan Jodi Montgomery, yang bertugas mengawasi kehidupan dan urusan medis Britney, meneleponnya pada awal Juli karena khawatir sang penyanyi tidak minum obat secara rutin.

"Montgomery merasa bahwa Spears tidak terkontrol," kata Jamie Spears dalam dokumen, dikutip dari Reuters.

Sang ayah mengatakan perilaku putrinya menciptakan banyak pilihan, termasuk perintah 5150 dalam hukum California di mana seseorang bisa dibawa untuk evaluasi psikiatri juga dianggap berbahaya untuk diri sendiri atau orang lain.

Pada Juni, Britney Spears (39) membuat pernyataan emosional di pengadilan Los Angeles yang mengurusi perwaliannya, dia mengatakan perwalian itu membuatnya tersiksa dan dia menginginkan hidupnya kembali.

Britney Spears hidup dalam perwalian sejak 2008 ketika mulai merasakan gangguan kesehatan mental. Masalah kesehatannya tidak pernah diungkapkan.

Bulan lalu, pengacaranya mengajukan permohonan formal agar Jamie Spears mundur sebagai wali, sebab kehadirannya dalam hidup Britney justru menyiksa sang putri.

Pengacara Montgomery mengatakan dia khawatir atas kesehatan mental Britney, tapi Jamie Spears salah paham atas pembicaraan mereka.

Pengacara mengatakan dalam pernyataan bahwa Montgomery tidak pernah mengungkapkan kondisi Britney mengharuskan perintah 5150 diimplementasikan. Dalam pernyataan, Montgomery yakin bahwa kesehatan mental Britney terdampak serius karena ayahnya menjadi wali hidupnya.

Baca juga: Pengacara baru minta pengawasan Britney Spears dihentikan lebih cepat

Baca juga: Britney Spears tunjuk Jason Rubin, hapus ayahnya dari konservatori

Baca juga: Britney Spears tidak mau tampil lagi jika masih dikendalikan ayahnya

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © 2021