Jakarta () – Aktor sekaligus pengisi suara Josh Gad membagikan kesannya memerankan karakter animasi Olaf dari film animasi "Frozen" selama tujuh tahun lamanya.

"Apa yang saya sukai tentang apa yang telah kami lakukan dengan Olaf, adalah hal itu penting bagi saya, dan saya pikir semua orang yang terlibat dalam proyek ini ('Frozen'), percaya bahwa (pengembangan) karakter-karakter di dalamnya termasuk Olaf, tetap stagnan," kata Gad dalam jumpa pers global "Olaf Presents", dikutip pada Rabu.

"Bahwa, ada unsur pertumbuhan dan perkembangan untuk karakternya. Terutama di 'Frozen' pertama (2013), saya suka memikirkan bahwa Olaf selayaknya bayi yang baru lahir. Ia sangat polos dan memiliki begitu banyak pertanyaan," ujarnya melanjutkan.

Gad menambahkan, di "Frozen 2" (2019), ia melihat Olaf seperti seorang remaja, dan dia mulai melalui "krisis eksistensial", yang tentu saja dikemas dengan hangat dan menyenangkan.

"Dan saya pikir di setiap cerita pendek (shorts) dan di sepanjang proyek, ada pertumbuhan yang terjadi dalam dirinya yang menurut saya penting untuk menjaganya menarik dan dinamis, sehingga tidak pernah terasa seperti Anda hanya melihatnya melakukan hal yang sama berulang kali," kata dia.

"Dan selama kita memiliki kesempatan untuk, semacam, perkembangan cerita, atau elemen untuk membawanya berkembang, maka saya pikir langit adalah batasnya," ujar aktor yang juga dikenal melalui live-action "Beauty and the Beast" (2017) itu.

Lebih lanjut, Gad mengatakan dirinya secara pribadi sangat menyukai karakter manusia salju tersebut. Baginya, memerankan Olaf sangat menyenangkan dan membuatnya bahagia.

"Ada hal-hal baru yang bisa ditemukan dalam karakter ini, karakter yang penuh kepolosan dan kenaifan. Tapi di atas semua itu, menyandingkannya dengan kegembiraan rasanya tepat, dan itu menjadi salah satu cara untuk saya menjadi bebas dan 'kabur'," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Gad kembali hadir memerankan Olaf melalui serial animasi pendek "Olaf Presents" yang akan tayang di Disney+ Day pada 12 November.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2021